SERIKATNEWS.COM – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau kepada masyarakat yang melakukan mudik jarak jauh agar tidak melupakan istirahat. Pemudik yang menggunakan moda transportasi darat diimbau untuk tidak memaksakan diri di jalan.
“Kami mengimbau yang menggunakan kendaraan agar, baik kendaraan maupun orang yang mengendarainya dalam kondisi fit (layak). Serta saat berkendara diharapkan bisa memenuhi apa rekomendasi dari Korlantas (Korps Lalu Lintas),” ujar Menhub Budi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu, 19 April 2023.
Menhub Budi menyampaikan imbauan itu menyusul peningkatan pergerakan dan volume kendaraan pada periode puncak arus mudik di H-3 Hari Raya Idulfitri, yang diprediksi akan jatuh pada 22 April.
Data Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2023 Kementerian Perhubungan menyebutkan bahwa terjadi kepadatan di 111 terminal, 16 pelabuhan penyeberangan, 51 bandara, 110 pelabuhan laut, 13 daerah operasional/divisi regional kereta api, 42 Gerbang Tol, dan 20 ruas jalan arteri. Sejauh ini, terdapat beberapa titik krusial, yaitu di Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni, Tol Cikampek, Cipali, dan lainnya yang memang menjadi titik kepadatan setiap periode mudik.
Selain itu, Menhub Budi menyebut bahwa tren peningkatan pergerakan arus mudik sudah dimulai sejak Selasa (18/4/2023). Diprediksi arus mudik kali ini akan mencapai puncak tertinggi di malam ini dan besok, Kamis (20/4/2023).
“Arus mudik paling tinggi diprediksi adalah hari ini dan besok. Sehingga hal yang paling benar adalah bagaimana kita manage (mengatur) waktu, karena nanti akan padat sekali,” katanya.
“Apakah hari ini adalah yang paling puncak, itu belum tentu. Kita ada hari-hari puncak di empat hari pada 18 sampai 21 April. Pulang (dengan moda transportasi darat/kendaraan pribadi) paling aman di tanggal 22 (karena sudah lewati puncak arus mudik), meskipun trennya (cenderung) naik terus,” katanya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...