SERIKATNEWS.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menyampaikan arahan di depan Pendamping Desa se-Banyuwangi, Jawa Timur yang berkumpul di Pesantren Darussalam, Blokagung, Tegalsari, Banyuwangi, Selasa (28/6/2022).
Gus Halim meminta para Pendamping Desa agar menjaga relasi dengan pesantren. “Di sinilah pentingnya kita, khususnya bagi Pendamping Desa untuk terus nyambungkan diri dengan pesantren,” kata Mendes PDTT.
Para Pendamping Desa se Banyuwangi ini berkumpul dalam kegiatan bertajuk “Silaturahim dan Pemantapan Program Menteri”. Harapannya dapat menyerap nilai-nilai sekaligus mereplikasi apa yang selama ini sudah dilakukan pesantren terhadap masyarakat.
Dijelaskan Gus Halim, sebelum Indonesia merdeka, pesantren sudah eksis dalam kehidupan masyarakat. Bahkan konsep pembangunan desa berkelanjutan atau yang disebut dengan SDGs Desa sudah dilakukan oleh para kiai dan pesantren.
Disebutkan juga, salah satu contoh kesuksesan pesantren dapat dilihat bahwa masyarakat atau desa yang berlokasi di sekitar pesantren cenderung lebih sejahtera dibanding desa-desa lainnya. Meski demikian, masih banyak orang yang tidak sadar bahwa hal tersebut karena faktor keberadaan pesantren selama ini.
“Saat ini Pendamping Desa tinggal memilah dan memilih, dalam artian cara model komunikasi antara kita sebagai santri dengan kiai, dan sesama santri itu beda,” ujar Gus Halim.
Menurutnya, Kemendes PDTT akan terus berupaya meningkatkan kapasitas Pendamping Desa yang selama ini turut membantu dalam pembangunan desa. “Nah itulah makanya teman-teman sekalian saya terus berupaya agar kapasitas Pendamping Desa ini terus meningkat,” tandasnya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...