Connect with us

Puisi

Puisi-Puisi BJ. Akid

Published

on

puisi

Surat Luka

Pada bayangan kulantunkan
Perihal indra di tanah garam
Mengasini kata dan luka
Yang kita catat sebagai makna

Resah-resah berdiang melukis cinta
Sementara waktu selalu melupa
Menguncup di dasar kata
Di sepanjang jalan menuju dusta

Di sini, segalanya kuhaturkan
Dari berbagai nasib dan cobaan
Sampai warna darah jadi buram
Di perjalanan menuju khayal

Lubtara, 2019

Seleksa Doa
Aku datang dengan setangkup nafas
Merayakan nota-nota kepergian
Dari beberapa dusta yang berantakan
Adapun luka-luka selalu memesona
Menyentuh ujung kata
Dengan berbagai nasi di luar prasangka

Datanglah, Tuhan
Saksikan senyum-senyum indah
Pada garis tang yang rendah
Agar parau hirau tetap berkilau
Di jalan malam menuju rantau

Lubtara, 2019

Baca Juga:  Tiga Ibu: Ibu Indonesia, Ibu Pertiwi, Ibu Bumi. Apa yang Bisa Kita Pelajari Dari Mereka?
Advertisement

Popular