“Benarkah Buzzer dan Influenzer Solusi di Akar Rumput? Relawan Darat Sebut Pastinya Tidak!”
SERIKATNEWS.COM – Kegaduhan akibat peran Buzzer dan Influenzer yang jasanya digunakan oleh pemerintah akhir-akhir ini pun mendapat sorotan dari Relawan Jokowi (Relawan Darat). Sekjen Kornas-Jokowi, Akhrom Saleh mengatakan bahwa masalah di masyarakat atau akar rumput sekarang ini tidak dapat hanya menggunakan pola-pola komunikasi Buzzer dan Influenzer.
“Pertanyaan apakah Buzzer dan Influenzer bisa mengetahui apa yang menjadi masalah di masyarakat atau akar rumput? Artinya tantangan saat ini enggak bisa cuma menggunakan pola komunikasi buzzer dan influenzer,” ujar Akhrom, Sabtu (5/9/2020).
Misalnya, salah satu masalah di akar rumput terkait daya beli masyarakat yang menurun signifikan akibat dampak COVID-19. “Apa hal itu bisa diatasi dengan cara-cara komunikasi buzzer dan influenzer, kan enggak,” tegas Akhrom.
“Apalagi banyak terjadi asimetri informasi terkait kondisi diakar rumput, problemnya apa sering nggak nyambung dengan kebijakan yang dibuat. Kalau ada pejabat yang bilang terjadi kesalahan dalam menghitung APBN uuntuk pemulihan Ekonomi dari 35 Triliun menjadi hanya 3 Triliun, ini kan sangat fatal. Dalam krisis besar yang harus dijaga itu, daya beli masyarakat, kan tentunya seperti yang telah saya sampaikan tadi, nggak bisa didekati dengan pola komunikasi buzzer,” imbuhnya.
Ironisnya, lanjut Akhrom, para pembantu presiden yang tidak mempunyai kecakapan dan kepekaan (sensitivity) apa yang menjadi kesulitan di masyarakat dan birokrasi yang terlalu kaku, menteri dan wamennya tidak punya empati terhadap kesulitan di masyarakat bawah.
“Mereka semua hanya mengandalkan konsultan, ditambah lagi kelakuan birokrasi yang makin memperburuk situasi. Menteri dan wakilnya nyaris sibuk mem-branding diri, sama sekali tdk mempunyai empati terhadap kesulitan diakar rumput,” terang pria yang akrab disapa Doni ini.
Maka dari itu, persoalan di masyarakat harus didekati secara langsung, peran relawan darat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus dioptimalkan.
“Saya kira peran relawan darat harus dioptimalkan. Apalagi kalau saya tidak salah ada 2700 organisasi relawan-Jokowi yang teregister. Ya untuk sebuah organisasi relawan bukan angka yang sedikit. Jadikan mereka bagian dari solusi, jangan hanya terkesan dipakai sekedar vote getter kala pilpres pilkada saja,” tambah Akhrom yang organisasinya tergabung di Komite Penggerak Nawacita (KPN).
“Dan jangan lupa hampir semua organ relawan memiliki divisi udara, beberapa bahkan punya media online sendiri. kalau itu dioptimalkan pemerintah bisa dapat manfaat ganda, dan problem di akar rumput bisa terjawab,” pungkasnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...