SERIKATNEWS.COM – Hubungan antara Rusia dengan AS dan NATO semakin memanas. Apalagi ditambah Rusia yang mengumumkan akan menggelar Latihan militer angkatan laut, Kamis, 20 Januari 2022.
AS dan NATO mengancam akan memberikan “bencana” ke Rusia jika terlalu masuk soal Ukraina. Dalam latihan militer Rusia akan melibatkan 10.000 tentara, 140 kapal perang, 60 jet tempur dan 1.000 unit perangkat keras militer, sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia.
Dalam sebuah video yang diposting di Facebook, Rusia menunjukkan kapal selam diesel-listrik Armada Pasifik terbarunya menembakkan rudal jelajah Kaliber. Rudal itu menghantam sasaran pantai di wilayah Khabarovsk timur jauh Rusia, dari jarak lebih dari 1.000 km (620 mil).
Dalam latihan tersebut Rusia juga menggandeng China dan Iran. Menurut kantor berita ISNA, latihan akan dilakukan hari ini, Jum’at, 21 Januari 2022.
Presiden AS Joe Biden memperingati Putin agar tidak melakukan serangan ke Ukrainan. Joe Biden mengancam Putin jika berani melakukan serangan ke Ukraina.
“Ini akan menjadi bencana bagi Rusia jika mereka menginvasi Ukraina lebih jauh,” tegasnya dalam konferensi pers terbarunya, Rabu (19/1/2022) sore waktu setempat.
Hubungan Rusia dengan Ukraina memanas sejak 2014. Kala itu muncul revolusi menentang supremasi Rusia.
Massa anti pemerintah berhasil melengserkan mantan presiden Ukraina yang pro-Rusia, Viktor Yanukovych. Kerusuhan bahkan sempat terjadi sebelum berdamai di 2015 dengan kesepakatan Minsk.
Ukraina yang berkeinginan gabung dengan Uni Eropa dan NATO membuat Putin marah karena berdirinya pangkalan NATO disebelah perbatasan.
Wartawan Serikat News Probolinggo
Menyukai ini:
Suka Memuat...