SERIKATNEWS.COM – Warga Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar unjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), pada Selasa (21/1/2020) kemarin.
Sekitar 150 warga itu mempertanyakan izin pembangunan industri batching plant (pembuatan bahan baku beton ready mix atau beton cair siap pakai dalam skala besar oleh PT Surya Bengawan Sakti) di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas.
Warga merasa terganggu dengan aktivitas pembangunan tersebut, seperti pengurukan yang menimbulkan debu, hilir mudik kendaraan besar di jalan kampung serta menimbulkan kebisingan dari aktivitas di lapangan.
“Kami tidak menghalangi investor masuk, asal sesuai dengan aturan yang ada dan menghormati serta menghargai warga sekitar dalam membangun investasi,” kata koordinator aksi dari Ketua LSM Angling Dharma, Mochammad Nasir.
Salah seorang warga, bernama Juwari, mengungkapkan bahwa di sekitar pembangunan batching plant ada empat warga yang menolak tanda tangan untuk memberi izin, tetapi sekarang sudah ada kendaraan besar yang masuk ke lokasi tersebut.
“Kondisi jalan sekarang rusak akibat alat-alat berat yang masuk,” imbuhnya.
Sementara itu, massa aksi tersebut mendapat pengawalan dari Polres Bojonegoro. Setelah melakukan orasi di depan kantor DPRD Bojonegoro, kemudian massa dipersilakan masuk untuk melakukan dialog bersama.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...