SERIKATNEWS.COM – Warga Desa Nekmese, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, yang berbatasan laut dengan Australia bergotong royong membangun tiga gedung sekolah dan satu ruang guru di SMP Kristen Amarasi. Di tengah terik matahari, gotong royong bersama dengan TNI itu tak hanya melibatkan kaum pria, tetapi ibu-ibu juga ikut membantu.
“Kegiatan TMMD ini positif sekali bagi warga di sini. Hal ini terlihat sekali gotong royong atau kemanunggalan antara TNI dan warga di desa ini,” ujar Kepala Desa Nekmesa, Krisma Jems, dikutip dari Antara, Senin 21 Juni 2021.
Dikatakan bahwa di desa itu, program TMMD ke 111 fokus pada pembangunan sekolah dan ruang guru, satu mandi cuci kakus (MCK) serta pekerjaan non fisik seperti penyuluhan dan lainnya.
“Target pengerjaannya selama satu bulan, bukan pekerjaan yang mudah karena harus selesai dalam waktu sesuai yang ditargetkan,” katanya. Oleh karena itu, kemanunggalan TNI dan warga harus ada sehingga bisa cepat selesai. Warga sangat antusias dengan adanya TMMD itu, khususnya dalam hal pembangunan sekolah.
“Kami merasa pembangunan sekolah ini sangat penting. Karena sekolah yang nyaman tentu akan membuat anak-anak sekolah belajar juga dengan nyaman,” tambahnya.
Keterlibatan masyarakat besar sekali. Saat mendengar adanya sasaran kegiatan TMMD di desa, khususnya sasarannya adalah pembangunan sekolah, warga sangat senang. Bagi warga, sekolah merupakan tempat menimba ilmu bagi anak mereka nantinya.
“Untuk mengendalikan antusias kerja masyarakat, saya selaku Kepala Desa mengatur waktu untuk giliran kerja dan saya pun harus selalu ada dan ikut membantu sebagai pemimpin atau Kepala Desa Nekmese,” ujar dia.
Sementara itu, tokoh agama di Desa Sahraen, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Pendeta Matham Mekian Niubaby mengaku warga di desa itu sangat terbantu. Sebab, TNI membangun tempat ibadah di desa yang berbatasan laut dengan Australia itu.
“Saya dan jemaat merasa terbantu dengan adanya kehadiran TMMD ini, terbantu baik dari segi anggaran maupun dari kualitas kerja yang sangat luar biasa serta waktu yang di butuhkan sangat singkat,” katanya.
Hal positif seperti semangat membangun yang ditunjukkan oleh TNI itu mendorong masyarakat untuk turut serta bergotong royong membangun gereja yang sudah sejak 1950 itu dibangun. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...