KLAIM
Beredar video di media sosial Twitter yang diklaim memperlihatkan kegiatan vaksinasi Covid-19 pada anak sekolah dasar. Akun tersebut meminta vaksinasi covid-19 pada anak-anak dihentikan karena tidak ada urgensinya dan hanya memberikan ketakutan. Dengan narasi “#StopVaccineForTheKids Apa urgensinya? Melihat adik ini sangat ketakutan menghindari utk di vaksin, ada rasa geram pada kebijakan pemerintah. Mereka generasi penerus langgengnya Republik ini yg harus dilindungi. Bukan manusia impor dari China yang tidak punya jiwa negeri ini”
FAKTA
Dikutip dari Medcom.id, klaim pada video yang beredar memperlihatkan vaksinasi Covid-19 pada anak sekolah dasar adalah salah. Faktanya, video lama dan tidak ada kaitannya dengan Covid-19.
Video tersebut memperlihatkan peristiwa tahun 2017, berkaitan dengan Imunisasi Rubella. Video itu dilansir Detik.com pada artikel berjudul “Sebuah video viral di media sosial menunjukkan apa yang terjadi ketika seorang guru pria berusaha membujuk murid perempuan yang tidak mau diimunisasi.”
Referensi:
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/JKR3nG3N-cek-fakta-beredar-video-anak-sd-ketakutan-divaksin-covid-19-begini-faktanya
https://health.detik.com/fotohealth/d-3601915/foto-ekspresi-guru-ditendang-selangkangannya-saat-bujuk-murid-imunisasi/7/#photos
[SALAH] “#StopVaccineForTheKids Apa urgensinya?”
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...