Penulis: Serikat News
Jumat, 28 April 2017 - 09:22 WIB
Sumber foto: Dokumen Istimewa
Sumber foto: Dokumen Istimewa
Jakarta, serikatnews.com – Fraksi PKS DPR RI menegaskan menolak inisiatif Hak Angket terhadap KPK yang diajukan sejumlah anggota DPR, khususnya di Komisi III (28/4).
Menurut Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, penolakan tersebut diambil setelah mengkaji secara mendalam implikasi hak angket terhadap upaya penegakan hukum oleh KPK. Agar tidak ada kesan mengganggu dan menghambat KPK dalam pemberantasan korupsi.
“Sesuai kajian Fraksi dan arahan DPP, Fraksi PKS memutuskan tidak ikut menandatangani hak angket agar tidak terkesan mengganggu KPK dalam menegakkan hukum (pemberantasan korupsi),” lanjutnya.
Menurut Jazuli Juwaini adalah hak anggota atau fraksi lain di DPR yang mengusulkan hak angket sebagai upaya untuk mendalami dan mungkin mengoreksi berbagai kejanggalan proses internal KPK, seperti bocornya sprindik, BAP, surat cekal; etika penyebutan nama-nama orang yang (baru) diduga terlibat; serta terkait proses-proses tugas dinas dan penganggaran di internal KPK.
Namun demikian, Fraksi PKS menilai hal tersebut cukup diselesaikan melalui mekanisme Rapat Kerja antara Mitra DPR (Komisi III) dengan KPK.
“Tentu KPK juga harus terbuka dan memperbaiki diri jika masukan dan koreksi tersebut benar dan konstruktif semata-mata demi menjaga marwah KPK sendiri agar pemberantasan korupsi semakin efektif, menutup celah kelemahan, dan _abuse of power,” pungkas Jazuli. (Arif Kusuma F)
PAMEKASAN – Paguyuban Pemuda Pamekasan mendeklarasikan dukungan terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming
JAKARTA – Pengamat politik Rocky Gerung memberikan tanggapan terkait gelombang kritik publik yang mengemuka setelah dirinya resmi ditunjuk sebagai anggota
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) yang berkedudukan langsung di bawah
SLEMAN — Kesiapsiagaan penyelenggaraan Pemilu di kawasan rawan bencana menjadi perhatian Bawaslu Kabupaten Sleman. Hal itu mengemuka saat Bawaslu melakukan
JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, merespons santai langkah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, yang mengumumkan