SERIKATNEWS.COM – Lapangan Panas Bumi Patuha dikunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 23 Februari 2017. Hal ini merupakan kelanjutan dari Kunjungan Lapangan Panas Bumi milik GeoDipa tanggal 15 Februari lalu ke Unit Dieng.
Sama seperti kunjungan sebelumnya, KPK didampingi oleh PT PLN (Persero) yang juga sebagai saham minoritas di GeoDipa dan Direktorat Panas Bumi, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Rombongan diterima oleh Komisaris, Direktur Keuangan, Direktur Umum dan SDM GeoDipa serta Tim Unit Patuha.
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang bersama Yunus Saefulhak selaku Direktur Panas Bumi (EBTKE) hadir pada kunjungan lapangan Panas Bumi Patuha, di Ciwidey, Jawa Barat. Sementara wakil dari PLN adalah Senior Manager Pengelolaan Pembangkit, Divisi Operasi Regional Jawa Bagian Tengah, Komang Parmita.
Djajang Sukarna, Komisaris mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan KPK, didampingi EBTKE dan PLN. GeoDipa sebagai BUMN Panas Bumi merasa dilindungi penuh untuk operasional baik dari sisi produksi maupun rencana pengembangan ke depan.
Permasalahan sengketa hukum perdata sudah ada sejak lama, tetapi dengan kedatangan KPK, ESDM dan PLN, penyelesaian menjadi optimis untuk terselesaikan dengan baik dan tepat.
“Karena jika kami sudah mendapatkan dukungan nyata dari Negara, tentu kami akan lebih maksimal lagi berkontribusi untuk penyediaan listrik Negara, khususnya dari energi bersih,” ujar Djajang Sukarna.
Saut Situmorang menyampaikan bahwa KPK menjunjung tinggi keadilan dan etika bisnis, namun benar–benar melindungi aset negara dari hal–hal yang berpotensi menyebabkan kerugian negara.
“Kami melihat GeoDipa bukan hanya sekedar dari kacamata sektor energi milik Negara, tapi kami juga melihat geoDipa turut menggerakkan perekonomian Negara dengan berkontribusi listrik bersih. Selain itu GeoDipa memiliki potensi untuk menggerakkan roda industri serta pariwisata didaerah sekitar lapangan panas bumi dimana GeoDipa berada. Tentu, oleh karena itu kami akan menjaga GeoDipa sebagai salah satu aset Negara,” katanya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...