SERIKATNEWS.COM – Demo soal kasus penyelundupan pupuk bersubsidi oleh Aliansi Amanat Rakyat (AAR) ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep pada Rabu (26/7/2023) berbuntut panjang.
AAR kembali mendatangi Kantor DKPP Kabupaten Sumenep dalam rangka mempertanyakan tindak lanjut tuntutannya saat aksi sebelumnya, Jumat (11/8/2023). Tapi sayang, audiensi yang seharusnya digelar bersama DKPP itu berujung walk out (WO) karena tidak ditemui langsung oleh Kepala DKPP, Arif Firmanto.
Hasyim, Koordinator AAR kepada Serikat-News mengaku kecewa atas sikap yang ditunjukkan Kepala DKPP Sumenep, karena i’tikad baiknya tidak disambut baik.
“Kami sangat kecewa atas sikap yang ditunjukkan Kepala DKPP Sumenep, karena di saat rekan-rekan AAR audiensi malah menghilang tidak ditemui, beralasan keluar kota dan sebagainya,” ungkapnya.
Padahal, lanjut Hasyim, pihaknya sudah melayangkan surat audiensi beberapa hari yang lalu. “Mengapa kemudian DKPP/Pak Kadis sendiri tidak punya i’tikad baik untuk menghubungi kami (AAR) jauh-jauh hari. Kan bisa menginfokan via surat atau pesan WhatsApp,” timpalnya dengan nada kecewa.
Apalagi, imbuhnya, saat ke kantor DKPP Sumenep, yang berani pasang badan untuk menemui aktivis AAR adalah Plt Sekdis, Sufriadi. “Padahal dalam surat yang dilayangkan itu jelas tertuju kepada Kepala DKPP Sumenep bukan yang lainnya. Karena dari beberapa tuntutan yang kami bawa yang berhak menjawab adalah dia, Arif Firmanto,” jelasnya.
Atas kegagalan audiensi tersebut, pihaknya berjanji akan kembali mendatangi Kantor DKPP Sumenep dengan agenda aksi yang lebih besar.
“Tunggu saja, atas dasar kekecewaan ini, Kami (AAR) akan kembali menduduki Kantor DKPP Sumenep dengan agenda aksi lebih besar,” kecam aktivis Sumenep itu.
Jurnalis Serikat News Sumenep, Jawa Timur
Menyukai ini:
Suka Memuat...