Oleh: Leni Wijayanti (Mahasiswa Prodi Magister Ilmu Komunikasi UNTAG)
Latar Belakang Kampanye #KataKitaUntag: Branding Berbalut Aspirasi
Di tengah kompetisi yang cukup ketat antar perguruan tinggi, kampus dituntut untuk tidak hanya unggul dari segi kualitas pendidikan, akan tetapi juga harus cakap dalam membangun citra yang baik di mata publik. Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) sebagai salah satu kampus nasional ingin memperkuat identitas dan kedekatannya dengan generasi muda melalui pendekatan yang lebih humanis dan relevan.
Inilah latar belakang lahirnya kampanye digital kreatif bertajuk #KataKitaUntag; sebuah gerakan branding yang menyuarakan aspirasi sebagai identitas kampus dengan kemasan antimainstream di lini media sosial. #KataKitaUntag lahir sebagai gebrakan dari kebutuhan akan pendekatan komunikasi yang lebih segar di era gempuran media sosial.
Alih-alih menampilkan pesan-pesan kaku dari institusi, kampanye #KataKitaUntag membagikan kutipan, testimoni, dan cerita inspiratif dari mahasiswa aktif, alumni UNTAG, maupun dari civitas akademika. UNTAG melihat potensi besar ‘kata-kata’ sebagai agen penyampai pesan yang otentik dan relatable bagi calon mahasiswa baru. Sementara kata ‘kita’ dalam tagar tersebut sengaja dipilih untuk menekankan nilai kebersamaan.
Pesan Utama dan Tujuan Kampanye
#KataKitaUntag adalah tempat bertumbuh, berbagi cerita, ide atau bahkan membentuk masa depan melalui cerita ‘kita’. Di dalam hastag terselip makna bahwa setiap dari ‘kita’ punya cerita dan cerita itu adalah wajah UNTAG. Citra UNTAG dibangun dari pesan yang terselip di dalam setiap kutipan, dibangun dari pengalaman nyata mahasiswa, alumni atau bahkan para civitas akademika untuk disampaikan kepada publik, terkhusus khalayak yang sedang mencari tempat kuliah yang sesuai dengan aspirasi.
Melalui pendekatan ini, UNTAG tidak hanya menampilkan perspektif prestasi, gedung, akan tetapi juga ingin menunjukkan sisi personal dengan melakukan pendekatan emosional melalui cerita atau motivasi membangun.
Tujuan dari kampanye ini adalah:
- Bagaimana tagar ini mampu menaikkan brand awareness UNTAG sebagai kampus yang modern, terbuka, dan peduli terhadap setiap aspirasi. Mendulang perspektif di kalangan pelajar SMA/SMK, orang tua, dan masyarakat umum.
-
Membentuk persepsi positif di kalangan masyarakat melalui narasi personal yang dikemas dalam bentuk testimoni, kata-kata motivasi, video pendek, hingga konten media sosial. Kampanye ini ingin memperkuat positioning UNTAG sebagai kampus pilihan generasi muda dengan pendekatan yang humanis dan berorientasi cerita-cerita inspiratif.
-
Merangkul keterlibatan digital dengan mendorong partisipasi mahasiswa, alumni, dan civitas akademika untuk ikut serta berbagi inspirasi dengan menggunakan tagar #KataKitaUntag. Membangun dan meningkatkan engagement di lini sosial melalui partisipasi ‘kita’ dalam berbagi cerita atau kisah inspiratif.
Audiens Sasaran: Dari ‘Kita’ Menjadi ‘Kita’ dalam Jangkauan Luas
Kampanye ini menargetkan audiens utama dari kalangan pelajar SMA/SMK kelas 11–12 atau bahkan individu yang sedang gap year karena masalah ekonomi ataupun yang sedang bekerja. Kampus ini menekankan bagaimana setiap individu dari rentang usia muda memiliki hak yang sama untuk menuntut ilmu.
Dengan kata lain, sasaran dari kampanye ini adalah generasi masa kini atau generasi muda yang memiliki karakter aktif di media sosial, menyukai konten visual yang ringkas, dan cenderung mempercayai rekomendasi horizontal dari sesama pengguna. Dengan mengemas gaya bahasa yang ringan dengan kemasan visual yang estetik melalui pendekatan cerita yang relatable, kampanye ini memikat perhatian dan hati generasi muda secara emosional, bukan hanya sekadar rasionalitas semata.
Judul Kampanye: #KataKitaUntag, Cerminkan Identitas yang Diciptakan Bersama
Pemilihan judul kampanye #KataKitaUntag bukan tanpa alasan. ‘Kata kita’ menunjukkan bahwa narasi kampus ini dibentuk bersama, bukan hanya oleh kampus itu sendiri tetapi juga oleh seluruh stakeholder civitas akademika. Tagar ini mudah diingat, mudah digunakan, dan memberi ruang partisipatif berbagi inspirasi bagi siapa pun untuk terlibat di dalamnya.
#KataKitaUntag bukan hanya sekadar media promosi, melainkan soal membangun citra kampus sebagai bentuk pembuktian bahwa branding kampus tidak harus selalu dilakukan melalui media konvensional dan pesan formal. Justru, dengan mendengar aspirasi dan memuat di dalam suatu konten menjadikannya bagian dari identitas kampus. Dengan kata lain, UNTAG ingin menunjukkan bahwa mereka memahami dinamika generasi masa kini.
#KataKitaUntag mencerminkan semangat kolektif, mengajak semua stakeholder merasa terlibat dalam perjalanan dan identitas kampus.
Gaya Bahasa: Semi-Populer dan Kekinian
Gaya bahasa kampanye ini menggunakan pendekatan semi-populer dan kekinian; hangat, dekat, dan mudah dipahami oleh kalangan usia muda tetapi tetap mencerminkan nilai-nilai edukatif dan profesional. Narasi dibingkai melalui kutipan personal atau testimoni, cerita visual, motivasi dari civitas, atau bahkan ajakan untuk berbincang seputar kampus secara langsung.
Dengan pendekatan yang humanis, partisipatif, dan autentik, kampanye ini layak menjadi salah satu contoh bagaimana institusi pendidikan dapat membangun kedekatan emosional dengan audiensnya melalui tagar. Karena pada akhirnya, kampus bukan hanya soal gedung dan kurikulum semata, tetapi juga terbentuk melalui cerita dan pengalaman yang dibagikan bersama.
Kampanye ini adalah contoh nyata bahwa ‘kata kita’ bisa menjadi ‘identitas kita’ dan ketika identitas itu dibentuk bersama, maka kekuatan branding menjadi jauh lebih kuat dan bermakna.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...