JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Sabtu malam menyebabkan banjir meluas di sejumlah wilayah Ibu Kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Minggu (18/1/2026) pukul 10.00 WIB, banjir telah merendam 36 rukun tetangga (RT) serta menggenangi 27 ruas jalan.
Genangan terpantau terjadi di empat wilayah administrasi, dengan Jakarta Barat menjadi kawasan paling terdampak. Di wilayah ini, banjir merendam 17 RT yang tersebar di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Jelambar, dan Tegal Alur, dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter di sejumlah titik.
Selain Jakarta Barat, genangan juga terjadi di Jakarta Pusat sebanyak 13 RT yang seluruhnya berada di Kelurahan Serdang dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Sementara itu, Jakarta Timur mencatat tiga RT terdampak di Kelurahan Cakung Barat dan Rawa Terate, serta Jakarta Utara tiga RT di wilayah Ancol dan Pademangan Barat.
Tak hanya permukiman warga, banjir juga mengganggu mobilitas dengan menggenangi 27 ruas jalan utama. Ketinggian air bervariasi mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 70 sentimeter. Genangan tertinggi tercatat di Jalan Karang Bolong Raya, Kelurahan Ancol, Jakarta Utara, yang mencapai 70 sentimeter. Sejumlah ruas penting di kawasan Penjaringan, Kelapa Gading, Cilincing, hingga Cengkareng juga terdampak.
BPBD DKI Jakarta menyatakan telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi banjir di seluruh wilayah terdampak sekaligus mempercepat penanganan genangan.
“Dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. Serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata BPBD DKI Jakarta.
Akibat banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi. Sebanyak 29 jiwa dari 12 keluarga di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat, diungsikan ke RPTRA Alur Anggrek. Sementara itu, 14 jiwa dari delapan keluarga di Kelurahan Rawa Terate, Jakarta Timur, mengungsi ke Lapangan United Traktor.
BPBD bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan terus melakukan penyedotan genangan serta upaya normalisasi saluran air. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi di sejumlah wilayah.
Menyukai ini:
Suka Memuat...