Connect with us

Pendidikan

Bangkit Belajar di Pesisir Kendari

Published

on

Gerakan Bangkit Belajar © Khatim/Serikat News

SERIKATNEWS.COM – Di bilik aula seukuran garasi mobil, terdapat aktivitas berlangsung. Sejumlah anak-anak berbalut masker penutup mulut dan hidung, menduduki kursi plastik, berdekatan tapi berjarak. Membentuk formasi dua lingkaran terpisah, mengitari meja panjang ganda yang masing-masing bertaplak. Mereka sebenarnya generasi sekolah yang tidak bisa mengelak dari imbas buruk mewabahnya pandemi COVID-19 di Indonesia. Siswa-siswi yang terpaksa kehilangan akses masuk kelas belajar, pasca pemberlakuan kebijakan pemerintah mewajibkan sekolah di rumah. Karena alasan antisipasi meluasnya paparan virus korona.

Keceriaan mengemuka dari gestur wajah anak-anak didik peserta. Para murid yang seperti tengah merebut kembali momentum, setelah sekian lama jeda dari suasana belajar mengajar bersama teman dan guru di sekolah. Dan kini, mereka mendapati ruang kelas kembali. Setelah sekian lama belajar di rumah secara mandiri dan terbatas. Suasana belajar bersama seperti didapatkannya lagi, kendati bukan di ruang kelas sekolah sebelumnya. Tepatnya, ruang kelas alternatif yang diwujudkan sebagai manifestasi dari Gerakan Bangkit Belajar (GBB). Buah ide dari politisi yang juga tokoh peduli pendidikan nasional, Dr (HC). Muhaimin Iskandar (Gus Imin).

Mata para bocah yang bercahaya, menatap lurus tajam, beradu terang dengan sinar yang membias dari layar laptop yang dihadapinya. Anak-anak zaman, menyongsong kelas baru. Kelas pengganti sekolah yang dikonversi dari bekas rumah industri ekonomi kreatif.

Materi pembelajaran bermuatan kurikulum yang biasa didapatinya di sekolah, kini terpampang langsung di depan muka masing-masing. Dengan tangan yang sesekali menggapai keyboard komputer lipat, mereka tampak antusias dalam bimbingan sejumlah guru pendamping- yang sebenarnya dari unsur relawan “Gerakan Bangkit Belajar”.

Sebenarnya, ada yang lebih dibanding dari kebiasaan para anak didik mendapat pelajaran di sekolah. Tak sekedar belajar baca tulis dan berhitung yang monoton. Tetapi, permainan dan kuis jenaka juga dihadirkan sebagai sesi ekstrakurikuler. Inovasi pola belajar yang diterapkan para pengajar untuk membuat para siswa rileks dan terhindar dari kejenuhan. Segalanya berlangsung dengan riang gembira, tetapi sarat akan pengetahuan bermakna.

Baca Juga:  Inilah Kebijakan UMP yang Meringankan Bagi Mahasiswanya

Para relawan Gerakan Bangkit Belajar telah bekerja di lapangan. Mengadvokasi para siswa yang tengah kehilangan musim belajarnya di sekolah. Suatu kenyataan yang berlangsung di Kelurahan Puri Rano, Kotamadya Kendari, Sulawesi Tenggara pada hari Kamis pagi (13/8/2020). Langkah tanggap dan cepat dari orang-orang dewasa yang peduli, selang sehari setelah Gus Imin memimpin deklarasi Gerakan Bangkit Belajar di gedung Perpusnas RI, Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Kordinator GBB Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaylani terlihat melebur dalam khidmat interaksi antara relawan pengajar dan para anak didik. Sejak awal, pria yang biasa dipanggil Bang Jay itu juga terlihat turun tangan mempersiapkan perangkat kelas sebelum jam belajar dimulai. Sesekali ia mengitari meja, dari posisi duduk siswa ke siswa satunya. Sekedar Ikut membantu cara menggunakan alat peraga. Sehingga, para siswa lebih cepat menerima arahan dan presentasi pelajaran yang diberikan para tim pengajar.

Bang Jay mengatakan program GBB telah lama diinisiasi Gus Imin di berbagai daerah. “Sebenarnya begini. Ini kan sebenarnya program yang sudah lama kita lakukan jauh sebelum wabah COVID-19. Ketum (Cak Imin) itu menekankan kita untuk memperhatikan secara serius bidang pendidikan, terutama di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses. Nah bersamaan dengan kebijakan belajar di rumah yang dilakukan pemerintah karena COVID ini, Cak Imin ingin ini menjadi inisiatif bersama mengajak masyarakat membantu pemerintah dan wali siswa dalam mendampingi kognisi anak-anak yang hari ini belum bisa masuk sekolah,” ucapnya di Kendari, Kamis (13/8/2020).

Menurut pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara tersebut pihaknya tidak bergerak sendirian dalam memfasilitasi berlangsungnya GBB. Ia menggandeng sejumlah kelompok pegiat pendidikan yang selama ini menjadi mitra dalam mengawal berbagai gerakan pendampingan di berbagai kota dan kabupaten di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:  Gelar Raker di Luar Kampus, Iluni UI Bahas Hal Penting Organisasi

“Bagi kita sangat mudah menggelar kegiatan GBB di Sultra. Karena Gus Imin sudah sejak awal menghimbau agar kita membentuk bimbingan belajar alternatif. Kita di sini, bukan baru memulai. Hanya saja, bersamaan dengan deklarasi GBB kemarin, kita ingin konsolidasi semakin meluas. Gerakan kepedulian terhadap pendidikan ini mesti dilakukan secara bersama-sama, dengan semua pihak. Tanpa ada sekat latar belakang apa pun sebagaimana Gus Imin harapkan. Apalagi tantangan yang kita hadapi saat ini adalah COVID yang membuat sekolah diliburkan. Ini tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya.

Advertisement
Advertisement

Terkini

Info Kesehatan2 jam ago

Bupati Situbondo Meninggal Karena Covid-19

SERIKATNEWS.COM – Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dikabarkan meninggal dunia setelah tiga hari berjuang melawan Covid-19. Ketua Komisi II DPRD Situbondo,...

Politik11 jam ago

RUU Pemilu Ciptakan Elektoral Sehat dan Murah

SERIKATNEWS.COM – Komisi II DPR RI menargetkan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) bisa diselesaikan pada pertengahan 2021. Harapannya RUU...

Politik18 jam ago

Edhy Prabowo Ditangkap, Luhut Pengganti Sementara Jabatannya

SERIKATNEWS.COM – Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi ad interim Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal...

News1 hari ago

Sayangkan Demo Vandal, Ketua PP Jaktim: UU Ciptaker Penting Demi Majukan Iklim Investasi

SERIKATNEWS– Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Jakarta Timur menggelar kegiatan seminar online bertajuk “Undang-Undang Cipta Kerja dan Polemik Demonstrasi...

News1 hari ago

Generasi Muda Ka’bah Yogyakarta Deklarasi Dukung Suharso Munoarfa Jadi Ketum PPP

SERIKATNEWS– Keluarga besar Generasi Muda Ka’bah Wilayah D.I Yogyakarta mendeklarasikan dukungan kepada H. Suharso Monoarfa menjadi Ketua Umum PPP periode...

Hukum1 hari ago

KPK Resmi Tetapkan Edhy Prabowo sebagai Tersangka Suap

SERIKATNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus suap. KPK menyita...

Hukum2 hari ago

Diduga Korupsi Ekspor Benur, Edhy Prabowo Ditangkap

SERIKATNEWS.COM – Penyidik senior KPK Novel Baswedan turun tangan dalam aksi penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo. Dalam...

Populer

%d blogger menyukai ini: