WONOSOBO – Buah carica terus memperkuat posisinya sebagai salah satu oleh-oleh khas Dieng yang paling banyak dicari wisatawan. Selain menjadi ikon wisata Dataran Tinggi Dieng, buah yang hanya dapat tumbuh di dataran tinggi ini juga memberikan nilai ekonomi bagi petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Wonosobo melalui berbagai produk olahan.
Seiring meningkatnya kunjungan wisata ke kawasan Dieng, permintaan terhadap produk olahan carica juga terus berkembang. Kondisi tersebut mendorong banyak UMKM di Wonosobo untuk mengolah buah carica menjadi produk bernilai tambah, seperti manisan dalam sirup yang telah lama dikenal sebagai oleh-oleh khas Wonosobo.
Tidak hanya mempertahankan cita rasa khas, para pelaku UMKM juga terus berinovasi pada kualitas produk, kemasan, dan pemasaran. Langkah tersebut dinilai penting agar carica Dieng mampu bersaing dengan produk oleh-oleh khas daerah lain serta menjangkau pasar yang lebih luas.
Bagi masyarakat Wonosobo, pengembangan industri olahan carica tidak hanya berdampak pada peningkatan nilai jual hasil pertanian, tetapi juga membuka peluang kerja di sektor pengolahan, pengemasan, distribusi, hingga perdagangan. Dengan dukungan berbagai pihak, buah carica diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.
Salah satu UMKM yang ikut mengembangkan potensi tersebut adalah Amerta Foods, produsen Amerta Carica yang telah mengolah buah carica khas Dieng sejak tahun 2012. Perusahaan ini berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dengan mengutamakan cita rasa asli buah carica, proses produksi yang higienis, serta kemasan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan.
Saat ini, Amerta Carica telah tersedia di lebih dari 50 toko oleh-oleh di Kabupaten Wonosobo. Kehadiran produk di berbagai pusat oleh-oleh diharapkan semakin memudahkan wisatawan memperoleh oleh-oleh khas Dieng sekaligus memperluas akses pasar bagi produk UMKM lokal.
Pendiri Amerta Foods, Ahmad Latif Haryanto, mengatakan bahwa pengembangan industri olahan carica merupakan bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus memperkenalkan potensi Kabupaten Wonosobo kepada masyarakat yang lebih luas.
“Carica merupakan buah khas Dieng yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Kami berharap semakin banyak masyarakat mengenal dan memilih produk olahan carica, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh petani, pelaku UMKM, dan perekonomian daerah,” ujarnya.
Ke depan, Amerta Foods akan terus memperkuat kualitas produk dan memperluas jaringan distribusi. Perusahaan berharap carica Dieng semakin dikenal sebagai oleh-oleh khas Wonosobo yang mampu bersaing di pasar nasional dan menjadi kebanggaan daerah.
Tentang Amerta Foods
Amerta Foods merupakan UMKM asal Wonosobo yang berdiri sejak tahun 2012 dan bergerak di bidang pengolahan pangan khas Dataran Tinggi Dieng. Produk unggulannya, Amerta Carica, kini telah dipasarkan di lebih dari 50 toko oleh-oleh di Wonosobo, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan produk berkualitas sekaligus mendukung pengembangan potensi lokal. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...