SERIKATNEWS.COM – Safe City Index (SCI) Economist Intelligence United baru-baru ini merilis laporan tentang peringkat 60 kota teraman dari tujuan para wisatawan internasional. Kota teraman tersebut berdasar pada aspek keamanan digital, kesehatan, infrastruktur, pribadi, dan keamanan lingkungan.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa urutan pertama adalah ibukota Denmark, Kopenhagen. Secara resmi dinobatkan sebagai kota teraman di dunia dengan mencetak 82,4 poin dari 100 dalam laporan tahunan.
“Salah satu faktor kunci yang membuat Kopenhagen menjadi kota yang aman adalah tingkat kejahatannya yang rendah. Saat ini berada pada tingkat terendah dalam lebih dari satu dekade,” ujar Larss Weiss, lord mayor of Copenhagen, seperti dilansir CNBC Indonesia, Minggu 28 November 2021.
Kota teraman kedua adalah Toronto, Kanada. Berhasil mencetak 82,2 poin. Sementara itu, Singapura menempati urutan ketiga dengan 80,7 poin.
Posisi ibukota Indonesia, DKI Jakarta, berhasil menempati urutan ke-46 dalam daftar kota teraman di dunia tahun 2021 ini. Peringkat ini berada di bawah Bangkok, Quito dan Ho Chi Minh City.
“Kami tentu bersyukur bahwa Jakarta masuk dalam salah satu kota teraman di dunia. Nah, kami ingin dorong lebih jauh lagi,” ungkap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Anies Baswedan juga mengatakan, pihaknya dalam memastikan keamanan warga Jakarta salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi teknologi untuk memberikan perlindungan.
Pihaknya dua tahun lalu sudah meluncurkan aplikasi perlindungan untuk perempuan. Sehingga kaum wanita yang mengalami masalah bisa langsung melaporkan melalui aplikasi tersebut.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...