Connect with us

Politik

Di Tengah Ketegangan Geopolitik, Harga Minyak Mingguan Sedikit Menurun

Published

on

minyak

SERIKATNEWS.COM – Harga minyak dunia sedikit melemah untuk pekan yang berakhir 10 Mei, dengan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni turun 0,45 persen dan minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli turun 0,32 persen.

Pada akhir pekan, WTI turun menjadi 61,66 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent ditutup pada 70,62 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. WTI dan Brent telah meningkat masing-masing 35,79 persen dan 31,26 persen, sepanjang tahun ini.

Sebagaimana dikutip dari Antara, selama minggu ini WTI dan Brent bergerak pada umumnya ke arah yang sama, kecuali Kamis (9/5/2019) dan Jumat (10/5/2019) ketika WTI turun dan minyak mentah Brent naik di tengah tanda-tanda pengetatan pasar energi global dan ketegangan geopolitik.

Pada Senin (6/5/2019), harga minyak mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan geopolitik terbaru antara Amerika Serikat dan Iran. WTI naik 0,31 dolar AS menjadi menetap pada 62,25 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent naik 0,39 dolar AS menjadi ditutup pada 71,24 dolar AS per barel.

Menyusul keluar dari kesepakatan nuklir Iran pada Mei tahun lalu, pemerintah AS terus meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui serangkaian sanksi-sanksi, yang telah sangat ditentang dan dikritik oleh Teheran.

Harga minyak turun pada Selasa (7/5/2019) karena pelaku pasar semakin khawatir tentang permintaan energi di tengah ketidakpastian perdagangan global. WTI turun 0,85 dolar AS menjadi menetap pada 61,40 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent turun 1,36 dolar AS menjadi ditutup pada 69,88 dolar AS per barel.

Pada Rabu (8/5/2019), harga minyak naik setelah data yang baru dirilis menunjukkan penurunan mengejutkan 4,0 juta barel dalam persediaan minyak mentah AS, menentang perkiraan pasar untuk peningkatan 1,215 juta barel, menyiratkan permintaan yang lebih besar dan bullish untuk harga minyak mentah. WTI naik 0,72 dolar AS menjadi menetap pada 62,12 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent naik 0,49 dolar AS menjadi ditutup pada 70,37 dolar AS per barel.

Baca Juga:  Dampak Corona terhadap Penjualan Smartphone

Pada Kamis (9/5/2019) dan Jumat (10/5/2019), WTI turun 0,42 dolar AS dan 0,04 dolar AS menjadi berakhir di 61,70 dolar AS dan 61,66 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Brent naik 0,02 dolar AS dan 0,23 dolar AS menjadi ditutup pada 70,39 dolar AS dan 70,62 dolar AS per barel.

Harga minyak terus mendapatkan momentum sejak awal tahun karena beberapa kekhawatiran geopolitik, tetapi momentumnya melambat dalam dua minggu terakhir, terutama karena kekhawatiran atas penurunan permintaan minyak mentah.

Selain itu, kenaikan dolar AS telah menyeret turun minyak mentah berjangka berdenominasi greenback, karena Indeks Dolar AS telah mempertahankan tren kenaikannya dalam beberapa bulan terakhir, meskipun indeks ditutup turun untuk minggu ini di level 97,20.

Indeks Dolar AS adalah ukuran nilai dolar AS relatif terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Minyak sebagian besar diperdagangkan dalam dolar di seluruh dunia dan dolar yang lebih kuat menekan permintaan minyak.

Dalam waktu dekat, pertumbuhan permintaan dan masalah geopolitik adalah faktor penting untuk mempengaruhi harga minyak. OPEC dan Badan Energi Internasional (IEA) percaya bahwa permintaan minyak dunia akan terus naik di tahun-tahun mendatang, meskipun OPEC telah merevisi turun permintaan pertumbuhan pasar minyak dunia.

Dalam minggu mendatang, para analis percaya pemotongan produksi yang sedang berlangsung oleh OPEC dan Rusia, serta sanksi-sanksi AS terhadap Venezuela dan Iran akan terus memainkan peran mereka dalam memperketat pasokan global, yang pada gilirannya akan memberikan dorongan terhadap harga.

Advertisement

Terkini

News8 jam ago

99 Pegawai Pinjol Ilegal Diamankan Polda Metro Jaya

SERIKATNEWS.COM – Polda Metro Jaya mengamankan 99 pegawai pinjaman online. Mereka diamankan setelah Polda Metro Jaya menggerebek kantor Pinjol ilegal...

News9 jam ago

Dukung Energi Hijau, PLN Siap Serap Listrik dari PLTSa Terbesar di Jawa Tengah

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) siap menyerap listrik sebesar 5 megawatt (MW) yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Surakarta...

News9 jam ago

Cara Mudah Reaktivasi Nomor Telkomsel Prabayar yang Sudah Hangus

SERIKATNEWS.COM – Kini layanan reaktivasi (mengaktifkan kembali) nomor Telkomsel Prabayar yang telah hangus dapat dilakukan pelanggan dari mana saja dan...

News14 jam ago

PBHI Sumut Kecam Kerangkeng di Kediaman Bupati Langkat

SERIKATNEWS.COM – Adanya temuan dugaan perbudakan modern berupa kerangkeng atau penjara manusia di kediaman Bupati Langkat non aktif Terbit Rencana...

News17 jam ago

Kepala BPIP Populerkan Salam Pancasila Ke TNI AD Papua Barat

SERIKATNEWS.COM – Untuk menguatkan semangat kebangsaan, Salam Pancasila perlu dibudayakan kembali di kalangan masyarakat Indonesia. Salam Pancasila diperkenalkan oleh Presiden...

Olahraga22 jam ago

Anthony Martial Gabung Sevilla Hingga Akhir Musim

SERIKATNEWS.COM – Manchester United meminjamkan Anthony Martial klub Spanyol, Sevilla. Anthony Martial gabung Sevilla dengan status pinjaman di sisa musim...

News23 jam ago

PB PMII Soroti Pembangunan Power Plant PLTPB 2 di Gunung Dieng

SERIKATNEWS.COM – Pembangunan PLTPB 2 di Gunung Dieng dinilai tidak sesuai dengan UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan...

Populer

%d blogger menyukai ini: