SERIKATNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan bahwa kabinet yang dibentuknya periode 2019-2024, dinamakan Kabinet Indonesia Maju, karena Indonesia harus menjadi negara maju dan di tahun 2045, yaitu merayakan 100 tahun Indonesia merdeka.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Besar X Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila, di Ballroom Laggon Garden Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (26/10/2019).
“Kita memiliki potensi besar untuk menjadi 5 besar ekonomi terkuat dunia, 5 besar ekonomi terkuat dunia dengan pendapatan per kapita, kurang lebih Rp320 juta per kapita per tahun, per bulan kurang lebih Rp27 jura per kapita per bulan,” kata Presiden Jokowi.
Tetapi untuk menuju ke sana, kata Presiden, tentu tidak mudah. Cita-cita tersebut tidak secara otomatis bisa dicapai dengan gampang. Menurut Presiden, untuk mencapai cita-cita tersebut semua elemen bangsa harus bekerja keras, harus inovatif, harus menemukan cara-cara baru.
“Semua kerja keras tersebut membutuhkan fondasi yang kuat, toleransi, persatuan, persaudaraan, karakter kebangsaan yang kuat, yang didasarkan pada ideologi kita Pancasila,” tutur Presiden Jokowi.
Dengan demikian, Presiden Jokowi menitipkan pesan kepada Pemuda Pancasila untuk terus dan tetap menjaga Pancasila, menjadi motor bagi pengamalan Pancasila, untuk memberi jalan bagi pencapaian Indonesia yang maju, Indonesia yang sejahtera. Presiden menegaskan bahwa tahun 2045 adalah sebuah Indonesia emas, Indonesia yang memiliki kekuatan ekonomi yang besar.
Tampak hadir dalam acara itu antara lain Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto Suryosumarno, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPD RI La Nyala Mattaliti, Ketua Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Partai Hanura Osman Sapta Odang. (Setkab RI)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...