Diskusi Motor Klasik pada Acara Memperingati 500 Tahun Sunan Kalijaga dan Harlah NU ke-94
Penulis: Serikat News
Jumat, 14 April 2017 - 04:04 WIB
Dok. Redaksi
Yogyakarta, Serikatnews.com –Dalam rangka Memperingati 500 Tahun Sunan Kalijaga dan Harlah NU ke-94 di Uneversitas Nahdhatul Ulama Yogyakarta, Kamis, (14/04/). Salah satu rangkaian kegiatannya adalah Diskusi Motor klasik bersama Aan dan Wahyudi, dua orang dari beberapa para pegiat motor klasik..
Dalam pembukaan yang di mulai oleh Aan dalam Diskusi Motor Kalisik sekaligus dalam rangka Memperingati 500 Sunan Kalijaga dan Haralah Nuke- 94 tersebut, menurutnya “Ada tiga hal yang perlu kita lakukan; berkuda, berenang dan memanah”.
Sementara Wahyudi menyampaikan dalam diskusi tersebut, dia memberikan gambaran bahwa setiap Perusahaan Motor pasti mengeluarkan bentuk yang sama padahal orang berbeda beda. Maka dari itu butuh castem dan modifikasi. Sehingga, motor itu bisa di modifikasi sesuai dengan kebutuhan kita dan sesuai selera.
“Dari modifikasi motor mampu menciptakan sebuah nilai yang bisa di jadikan nilai bisnis. Disamping itu mengandung nilai estetika yang tinggi”, tambah Wahyudi. Sorak tepuk tangan peserta memenuhi tempat diskusi. (Adi)
Probolinggo – LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menyoroti Kasus penyadapan terhadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang dilakukan atau melibatkan
BANJARMASIN – Pernyataan Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, mengenai rencana penarikan pajak dari seluruh
SUMENEP – Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep yang jatuh pada Sabtu (31/10/2026), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep
KEBUMEN — Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Serayu Opak Progo (SOP), Rochimah Nugrahini, M.Si., menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda
JAKARTA – Keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat memberhentikan penuh Firdaus sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) disayangkan oleh banyak
JAKARTA – Pondok Pesantren Al-Ibrohimy, Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terpilih sebagai penerima Mandaya Awards 2026 kategori Pesantren–Lembaga Sosial Ekonomi