JAKARTA – Kebiasaan kurang minum air putih, gemar mengonsumsi makanan tinggi garam, hingga gaya hidup kurang bergerak (sedentary lifestyle) terbukti ampuh mendongkrak risiko terbentuknya batu ginjal atau batu saluran kemih. Padahal, gangguan kesehatan yang menyiksa ini bisa dicegah dengan langkah-langkah sederhana yang diterapkan secara konsisten.
Dalam acara Media Gathering Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih bersama RS Premier Bintaro di Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026) yang lalu, Dokter Spesialis Urologi RS Premier Bintaro, dr. Teguh Risesa Djufri, Sp.U, membagikan tiga kebiasaan yang ampuh membendung risiko terbentuknya batu ginjal.
Cukupi Air Putih 2–3 Liter per Hari
Cara paling ampuh mencegah kristalisasi di saluran kemih adalah mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Orang dewasa dianjurkan mengonsumsi 2 hingga 3 liter air putih harian guna menghasilkan volume urin sekitar 2–2,5 liter per hari.
Poin penting yang perlu dicermati adalah frekuensi serta warna urin. Idealnya, seseorang buang air kecil 6–7 kali sehari dengan warna jernih. “Kalau kita kencingnya 6 kali, tapi kencingnya keruh, pekat berarti kita mengalami dehidrasi. Dan itu berpotensi untuk batu saluran kemih,” terang dr. Teguh.
Perbanyak Konsumsi Serat dan Rutin Bergerak
Asupan serat berperan membantu tubuh mengikat dan menjaga keseimbangan cairan sehingga risiko dehidrasi menurun. dr. Teguh juga mewanti-wanti agar konsumsi suplemen kalsium tidak dilakukan secara berlebihan tanpa diimbangi olahraga. Peringatan ini terutama ditujukan bagi wanita menopause yang rutin mengonsumsi kalsium tetapi minim aktivitas fisik.
Pangkas Asupan Garam Harian
Tingginya konsumsi garam harian masyarakat menjadi pemicu utama terbentuknya batu ginjal. dr. Teguh menyebutkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia mengonsumsi garam 8–10 gram per hari, padahal ambang idealnya berada di kisaran 4–5 gram per hari.
“Garam dinilai dapat menurunkan kadar sitrat dalam urine. Padahal, sitrat berperan membantu menghambat pembentukan batu di saluran kemih,” tegasnya.
Memotong asupan makanan asin, menjaga hidrasi, memenuhi kebutuhan serat, serta rutin berolahraga menjadi kombinasi paling efektif untuk menjaga saluran kemih tetap bersih dan sehat secara alami.