JAKARTA – Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) merupakan jenis umbi-umbian lokal dari keluarga talas-talasan (Araceae). Selain singkong atau kentang, saat ini kimpul kian diminati sebagai sumber pangan alternatif.
Memang belum sepopuler umbi lainnya. Namun, kimpul yang kerap diolah menjadi kukusan, gorengan, hingga campuran sup ini menyimpan ragam nutrisi penting bagi tubuh.
Kandungan karbohidrat kompleks pada kimpul melepaskan energi secara perlahan. Hal itulah membuat tubuh terasa kenyang lebih lama.
Serat pangan di dalamnya ampuh melancarkan pencernaan, dan mencegah sembelit. Selain itu, mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
Kimpul juga kaya akan vitamin B6 yang mendukung metabolisme dan pembentukan sel darah merah, serta mineral kalsium, fosfor, dan magnesium untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Bagi penderita diabetes atau yang sedang menjalani diet, indeks glikemik kimpul yang lebih rendah dibanding nasi putih menjadikannya pilihan karbohidrat yang aman dari risiko lonjakan gula darah mendadak.
Kandungan kalium dalam kimpul membantu mengatur detak jantung. Kandungan itu juga dapat menstabilkan tekanan darah.
Meskipun banyak manfaat, kimpul mengandung oksalat yang dapat memicu rasa gatal di tenggorokan atau risiko batu ginjal jika diolah secara sembarangan. Jadi, sebelum dikonsumsi, pastikan dikupas bersih, direndam, dan dimasak hingga matang sempurna.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...