SERIKATNEWS.COM – Beberapa waktu yang lalu, Pusat Pengembangan Teknologi Dakwah (PPTD) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga khusunya komunitas SuKa TV menggelar acara workshop SuKa TV ke-13. Workshop ini diselenggarakan guna menyambut para calon crew SuKa TV yang baru saja bergabung dan melewati proses administrasi.
Program workshop ini mengusung tema “Brave, dare yourself”. Dari tema tersebut, para calon generasi crew SuKa TV diharapkan mampu memberanikan diri untuk tetap berkarya meski dalam keterbatasan pandemi seperti saat ini.
Acara tersebut menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang pertelevisian sekaligus alumni SuKa TV, antara lain Miftahul Ilmi selaku produser, kameramen Nursetiawan, teknik Muhammad Ansar dan Pendi Cahyono yang berbakat dalam bidang editing dan animasi.
Miftahul Ilmi mengatakan bahwa seorang produser adalah kepala dari suatu acara. Produser harus memiliki keahlian dalam mengeksekusi waktu dengan baik, peka membaca peluang, dan adaptif terhadap situasi-situasi di luar dugaan. Miftahul Ilmi menekankan, seorang produser bertanggungjawab penuh dalam kelancaran suatu acara.
Nursetiawan menceritakan awal perjuangan kariernya sebagai kameramen profesional dan permasalahan yang sering ditemui oleh seorang kameramen, antara lain backlight, siluet dan audio yang pecah. Sedangkan Ansar memberikan tips bagaimana cara merawat peralatan teknik dan mencontohkan cara menggulung kabel yang benar agar tidak merusak kualitas kabel.
Pendi Cahyono menyampaikan tentang perbedaan antara animator dan editor. Editor adalah orang yang melakukan kegiatan menyunting gambar, diibaratkan seperti menjahit yang sudah ada bahannya. Sedangkan animator adalah orang yang menciptakan konten animasi seperti pada id’s program.
Wartawan Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...