Connect with us

Ekonomi

Gus Menteri Ungkap Kendala Penyaluran BLT Dana Desa

Published

on

SERIKATNEWS.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengungkapkan adanya kendala penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sehingga ada beberapa desa yang belum menerima.

Meski demikian, Abdul Halim juga mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima data pencairan BLT Dana Desa sekitar 65.736 atau 90% dari jumlah desa diseluruh Indonesia.

“Pertama, desa itu belum posting APBDes, jadi Kementerian Keuangan tidak memiliki dasar yang kuat untuk menyalurkan karena desanya sendiri belum postin APBDes,” kata Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar dalam konferensi persnya, Kamis (18/6).

Selain itu, menurutnya, keterlambatan pencairan BLT-DD dikarenakan kepala desa setempat masih pejabat sementara sehingga proses penanganan terkendala.

Adanya konflik kepala desa dengan Badan Pengawas Desa (BPD) dan pemberhentian perangkat desa oleh Kades baru, lanjut Halim, juga menjadi penyebab DD tidak cair.

”Jadi kepala desanya baru mungkin waktu itu tidak didukung oleh perangkat desa sehingga perangkat desa diberhentikan semua oleh kepala desa dengan demikian tidak ada tenaga untuk menyusun APBDes dan lain lain. Itu yang kemudian menyebabkan Dana Desa belum masuk ke rekening kas desa,” ungkapnya.

Faktor lain, menurut Mendes, penyebab adanya desa yang belum menyalurkan BLT karena Dana Desa yang tahap I sudah habis.

”Jadi kan ada yang salurkan Dana Desa masuk RKDes itu bulan Januari akhir sudah mulai masuk sementara kebijakan BLT Dana Desa itu April, jadi Januari Februari Maret bisa saja pencairan termin pertamanya sudah terpakai untuk Padat Karya Tunai Desa untuk kegiatan-kegiatan sebelum ada Covid-19, sehingga masih nunggu penyaluran Dana Desa tahap berikutnya,” terangnya.

Tidak hanya itu, Menurut Halim letak geografis, izin kepala daerah, adanya data-data baru penerima, lamanya pembuatan  buku rekening bank, dan uang cash bank yang terbatas juga menjadi faktor kendala pencairan.

Baca Juga:  Kementan akan Realokasi Pupuk Subsidi Sesuai Kebutuhan

“Warga ingin dibagi rata tapi pemerintah desa jelas enggak berani, artinya dibagi rata ya 200-an atau 300-an yang penting rata sementara aturannya harus Rp600 ribu. Nah ini yang juga satu faktor kenapa masih ada yang belum tersalurkan,” jelasnya.

Penghambat lain menurut Halim adalah bencana alam seperti banjir seperti yang terjadi di Aceh. Ia juga menyebutkan beberapa desa yang memang tidak menyalurkan BLT DD-nya, sepeti di Kabupaten Malang, karena pihak desa menyepakati meskipun ada yang berhak menerima tetapi dicukupi oleh warga desa yang kaya.

Ada juga, sudah ter-cover dengan Bantuan Sosial Tunai (BST), PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai, sambungnya,  sehingga BLT Dana Desa tidak digunakan.

Pada bagian akhir jumpa persnya, Mendes PDTT juga menyampaikan bahwa tanggal 16 kemarin pihaknya sudah menyelesaikan prihal regulasi perpanjangan BLT Dana Desa selama3 bulan, yaitu Juli, Agustus, September.

”Sudah keluar dari Kemenkumham Nomor 7 tahun 2020 perubahan atas Permendes Nomor 11 yang isinya perpanjangan penyaluran BLT Dana Desa 3 bulan berikutnya Juli, Agustus, September dengan nilai Rp300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat,” pungkas Halim.

Advertisement
Advertisement

Terkini

News29 menit ago

Wujudkan Keterbukaan Informasi Publik, Kemendag Raih “Badan Publik Informatif” Tahun 2021

JAKARTA – Kementerian Perdagangan berhasil meraih anugerah “Badan Publik Informatif” tahun 2021. Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto menerima penganugerahaan tertinggi...

Internasional1 jam ago

DBS Menjadi Bank Pertama di Asia Tenggara yang Bergabung dengan Hedera Governing Council

SERIKATNEWS.COM – DBS Bank telah bergabung dengan Hedera Governing Council, sebuah kelompok yang mencakup beragam organisasi dan bertugas mengembangkan jaringan...

Lifestyle2 jam ago

Keunggulan Produk HAVAL JOLION Diakui Pengguna Global

SERIKATNEWS.COM – Penjualan HAVAL JOLION buatan GWM meningkat pesat di beragam pasar luar negeri. penjualan meningkat sejak Januari 2021. HAVAL...

Opini4 jam ago

Kebebasan Bukan untuk Penghinaan

TAK ada angin, tak ada hujan, seorang Faizal Assegaf bicara tentang NU, juga Hadlratus-Syaikh KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdurrahman...

News5 jam ago

Fokus Kembangkan Sumber Daya, UPH Jalin Kerja Sama dengan Pemerintah Kota Bitung

SERIKATNEWS.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pelita Harapan (UPH) telah resmi bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung,...

News18 jam ago

Vaksinasi, Kiai Dalil: Vaksin Aman Dan Halal

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Pordapor terus menggalakkan vaksinasi kepada seluruh warganya. Di samping melakukan vaksinasi, juga terus melakukan sosialisasi...

Opini19 jam ago

Kader Nasdem Diminta untuk Meminta Maaf kepada Aktivis IAIN Palopo

SERIKATNEWS.COM – Kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di IAIN Kota Palopo menjadi sorotan beberapa pihak. Pasalnya, atribut salah satu Parpol...

Populer

%d blogger menyukai ini: