SERIKATNEWS.COM – Munculnya tagar #PanggilPaksaMardani dinilai hanyalah sebuah sentimen yang dialamatkan kepada Ketua Umum HIPMI sekaligus Bendahara Umum PBNU, Mardani H. Maming. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum AMNU, Daud A Gerung.
“Kami mengikuti perkembangannya. Jika kami lihat alurnya, kami menyimpulkan ada pihak yang ingin menjatuhakan dan menghancurkan nama baik bang Mardani,” katanya di Jakarta, Jumat 22 April 2022.
Dia menilai, tagar yang menyudutkan Mardani sengaja diviralkan. Menggiring opini publik seolah-olah Mardani adalah tersangka dalam dugaan kasus yang menjerat mantan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Tanah Bumbu, Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo. Padahal dalam dugaan kasus tersebut, Mardani hanya menjadi salah satu saksi dari beberapa saksi lainnya.
“Beliau (Mardani) sebagai saksi. Tapi beliau diserang dibmedia sosial lewat tagar seolah-olah beliau tersangkanya. Ini kan tidak sehat, ini namanya character assassination (pembunuhan karakter),” tambahnya.
Dia menyayangkan adanya pihak yang memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk saling menjatuhkan. Padahal media sosial seharusnya digunakan untuk pencerahan publik.
Untuk itu, dia mengimbau masyarakat agar dapat lebih cermat dalam menyikapi isu maupun informasi yang beredar.
“Masyarakat harus bisa menganalisa dan menggali informasi. Sebab sekarang banyak beredar informasi-informasi yang direkayasa untuk kepentingan tertentu,” katanya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...