Connect with us

Opini

Kritik Kebijakan Pemerintah, Aliansi BEM-SI Pantas Diberikan Afirmasi dan Apresiasi

Published

on

Aksi mahasiswa kritik kebijakan pemerintah (Foto: IG/BEM SI)

Siapa yang tidak kenal dengan Aliansi BEM Seluruh Indonesia. Di sana para leader kampus berkumpul menjadi satu mewakili teman-teman mahasiswa di setiap kampus mereka dalam bingkai kekeluargaan yang harmonis, logis, dan sistematis. Layaknya DEMA PTKIN se-Indonesia, Aliansi BEM Nusantara, BEM PTNU, BEM Muhammadiyah, dan aliansi lainnya memiliki tujuan mendasar, yakni menjaga marwah kampus dan membela suara rakyat Indonesia. Mereka semua adalah aktivis kampus yang jejak prosesnya pantas jika dijadikan panutan oleh mahasiswa/mahasiswi, apalagi jika mahasiswa/mahasiswi ini masih baru dan jiwanya juga organisatoris.

Pada kenyataannya, Aliansi BEM-SI ini adalah para aktivis yang paling sibuk dengan segala kebijakan pemerintah yang menimbulkan keresahan masyarakat. Hingga mereka berani mengambil risiko untuk langsung turun tangan baik secara online maupun offline. Tidak diragukan lagi, bisa dilihat lewat akun Instagram bem_si dengan segala postingannya yang menuliskan bahwa intinya negara Indonesia sedang tidak baik-baik saja di masa sekarang. Kita tentunya tahu semenjak pandemi Covid-19 menyerang Ibu Pertiwi bahkan dunia sekalipun Maret 2020 silam hingga menyebabkan lockdown, segala tumpang tindih reformasi yang ternyata ada udang di balik batu sampai segala informasi mengenai isu-isu yang tidak enak pun beredar menimbulkan pertanyaan, apakah Indonesia mampu menempuh segala cita-cita di masa yang akan datang? Jawabannya tidak perlu dipaparkan, tetapi cukup dianalisis. Terkait dengan peristiwa semacam ini dibuktikan dengan berbagai masalah yang timbul di negara kita, yang katanya keberadaan KPK terancam, masalah kemiskinan dan kriminalitas merajalela, PPKM yang diperpanjang hingga waktu yang tidak menentu, dan masih banyak lagi yang menjadi kritik besar oleh BEM-SI ini dalam bentuk online. Hingga bisa dilihat di postingan terakhir BEM-SI berjudul “Harta Pejabat Naik di Masa Pandemi di Saat Rakyat Terpuruk”. Maka, bisa disimpulkan bahwa di tengah keadaan rakyat yang mencekik dan mencekam ternyata harta beberapa pejabat melimpah ruah.

Baca Juga:  Mengobrol Mengenai Deontologi

Tidak hanya aksi online oleh BEM-SI, beberapa hari yang lalu dengan topik tentang “Gerakan Selamatkan KPK” membuat publik menyorot mereka secara besar-besaran. Segala macam media membesarkan nama mereka. Belum lagi kasus yang terjadi beberapa hari lalu tentang oknum polisi yang melakukan hal tidak senonoh terhadap Himpunan Mahasiswa Tangerang hingga beberapa bahkan salah satu di antara mereka mengalami penanganan serius, membuat BEM-SI seolah membangun semangat membara untuk memberikan kritik berupa perlawanan secara terang-terangan. Sangat pantas jika diberikan afirmasi dan apresiasi tentang mereka walaupun masih mahasiswa sudah berani menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia. Meskipun beberapa pihak terjadi pro & kontra pada aliansi BEM-SI sendiri, tetapi sangat disayangkan jika BEM-SI ini tidak diberikan afirmasi dan apresiasi besar kepada mereka. Jika boleh refleksi tahun 1998 silam tentang bagaimana keadaan Indonesia saat itu, mahasiswa juga menjadi pemeran utama dalam pemberontakan kebijakan pemerintah yang dikenal tidak masuk akal dan sangat merugikan berbagai macam pihak. Hanya saja, pengimplementasian kegiatan aksinya saja yang berbeda. Saat ini media masa di gadang-gadang menjadi tempat penyaluran aspirasi terbaik dan terkeren. Namun, bukan berarti harus mengandalkan media masa saja, aksi secara besar-besaran datang ke depan gedung DPR pun perlu dilakukan layaknya yang telah dirilis oleh aliansi BEM-SI, begitulah jika berbicara masa kini dan masa silam.

Maka, layak diberikan afirmasi dan apresiasi terhadap apa yang dilakukan BEM-SI untuk kepentingan rakyat kecil yang tertindas dalam pusaran kebijakan pemerintah yang lebih banyak mencekik daripada memberikan keuntungan berbagai pihak. Doa dan dukungan kontribusi untuk kalian. Selama itu baik, mengapa tidak? Hidup ini tidak melulu ke kanan, juga tidak melulu ke kiri kawan! Tetap semangat menjadi garda terdepan untuk rakyat Indonesia!

Baca Juga:  Teknologi Berbagi, Persembahan Generasi Milenial

Cita-cita bangsa Indonesia tidak akan bisa digapai jika permasalahan internal maupun eksternal negeri ini belum selesai. Jika masih kebijakan pemerintah yang menimbulkan keresahan masih menjadi mayoritas, negeri ini akan semakin hancur. Banyak harapan untuk masa yang akan datang kita sebagai mahasiswa perlu mencontoh dan memberi contoh, seperti yang dilakukan oleh aliansi BEM-SI dalam memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang saat ini dipandang merugikan rakyat Indonesia.

Advertisement
Advertisement

Terkini

Literasi55 menit ago

Metode Praktik dalam Pembelajaran Kreatif dan Inovatif di TK Dharma Wanita Moyoketen

GURU adalah sosok yang berjasa. Jika ada yang memposisikan guru sebagai seseorang yang pekerjaannya sebagai pengajar tentu tidak salah, tetapi...

Sosial-Budaya2 jam ago

Siswa Harus Cinta Tanah Air dan Kuasai Iptek

SERIKATNEWS.COM – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof Yudian Wahyudi menyebut kekhasan lokasi geografis menjadikan Indonesia negara subur dengan...

News2 jam ago

Presiden Jokowi Resmikan Pasar Pon di Kabupaten Trenggalek

SERIKATNEWS.COM – Dalam perjalanan menuju Helipad Menak Sopal, Kabupaten Trenggalek, Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk singgah di Pasar Pon, Selasa,...

Politik2 jam ago

Fahri Hamzah: Pemerintah Buka Dong Peluang Bagi Daerah Ajukan Calon Presiden

SERIKATNEWS.COM – Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah meminta pemerintah membuka peluang kepada daerah untuk mengajukan...

News2 jam ago

Lebih Hemat dan Aman, Ini Sederet Keunggulan Kompor Induksi

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) terus mendorong electrifying lifestyle atau gaya hidup baru dengan menggunakan peralatan serba elektrik yang bebas...

Opini2 jam ago

Nasib Dosen Tetap Non PNS, Pemerintah Bisa Apa?

Oleh: Adil Rahmat Kurnia (Ketua Bidang Perguruan Tinggi PB PMII) BERBICARA tenaga pendidik di lingkungan perguruan tinggi maka akan mengenal...

Ekonomi8 jam ago

Kemendag Dirikan Pusat Promosi Ekspor di Entikong

SERIKATNEWS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendirikan pusat promosi ekspor di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Ditandai dengan penandatanganan nota...

Populer

%d blogger menyukai ini: