SERIKATNEWS.COM – Menteri Pariwisata Maldives, Ali Waheed mengatakan bahwa ada lima ratus turis yang terjebak di negaranya akibat pandemi Covid-19. Mereka sudah berada di Maldives sebelum kasus korona pertama di negara tersebut terdeteksi pada 8 Maret yang lalu.
Dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (2/5/2020), sebanyak 100 turis yang terjebak tinggal di bandara. Untuk itu, Pemerintah Maldives sudah mengambil sikap, yaitu menyediakan tempat tinggal sementara bagi para turis yang tak mampu lagi membayar sewa penginapan.
“Kami mempercayai mereka seperti penduduk kami sendiri, mereka adalah orang-orang yang membawa negara ini (dikenal) seperti sekarang,” kata Waheed.
Dua kasus virus korona yang pertama di Maldives diumumkan pada tanggal 8 Maret yang lalu. Kemudian pada tanggal 12 Maret, pemerintah setempat menetapkan keadaan darurat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Maldives, ada 468 kasus virus korona. Dari kasus tersebut, sebanyak 17 orang telah sembuh dan 1 orang dinyatakan meninggal dunia.
Sebagai tambahan informasi, Maldives merupakan negara kepulauan di Samudra Hindia yang dikenal dengan resor-resor mewahnya. Namun akibat pandemi korona, perbatasan ditutup dan jadwal penerbangan dihentikan untuk sementara waktu.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...