Menjelang Pelantikan Presiden, BEM UI Mengecam Pembatasan Iklim Demokrasi

9
BEM UI
Ilustrasi: Merdeka

SERIKATNEWS.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) memastikan tak akan menggelar aksi unjuk rasa jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang.

Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI Rozy Brilian menuturkan bahwa BEM UI mematuhi larangan demonstrasi menjelang pelantikan presiden. Meski demikian, BEM UI mengaku kecewa dan mengecam adanya pembatasan iklim demokrasi tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan mengeluarkan sikap menyikapi hal ini, tapi belum sekarang karena masih kami susun. Nanti bisa diakses di akun media sosial kami bagi para wartawan,” ujar Rozy Brilian, dikutip dari Berita Satu, Rabu (16/10/2019).

Lebih lanjut, Rozy mengatakan BEM UI tetap menghormati imbauan yang dikeluarkan Polda Metro Jaya. Sedari awal saat menggelar aksi beberapa waktu lalu, BEM UI selalu mematuhi apa yang dilarang dan apa yang dibolehkan oleh Polda Metro Jaya.

“Sejak awal aksi kami selalu patuh terhadap peraturan. Ketika aksi mengarah ke kericuhan dan anarkistis pun kami sudah menarik mundur semua anggota kami,” papar Rozy Brilian.

Baca Juga:  Menteri Perindustrian Gandeng Negara Asia Pasifik Akselerasi Industri 4.0