Connect with us

News

Mobilitas Antar Kota Maupun Dalam Kota Sama-sama Berisiko Penularan Covid-19

Published

on

Polisi mencegat pemudik di Gerbang Tol Bitung (Foto: CNN Indonesia)

SERIKATNEWS.COM – Mobilitas antar kota maupun dalam kota tetap mempunyai risiko penularan Covid-19. Sehingga, anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Prof Dr dr Syamsul Arifin MPd mengatakan keputusan pemerintah untuk melarang mudik lokal sangat tepat.

“Apa yang menjadi kebijakan pemerintah ini tentunya berdasarkan perkembangan kasus Covid-19 yang naik cukup signifikan dan belum bisa dikendalikan. Jadi sangat tepat melarang semua mobilitas di momen Lebaran ini termasuk aglomerasi,” katanya di Banjarmasin, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 08 Mei 2021.

Syamsul mengatakan, membeda-bedakan kondisi wilayah terkait larangan mudik justru dinilai masyarakat ketidakadilan. Untuk itulah, satu kalimat yaitu “melarang segala bentuk mudik” wujud pemerintah tak pilih kasih di mata publik.

“Sekarang kembali ke masyarakat, sudah jelas dilarang mudik jangan beropini macam-macam mencari pembenaran untuk tetap mudik. Kebijakan pemerintah ini semata-sama untuk menyelamatkan kita semua dari potensi penularan Covid-19 bukan hal lain,” paparnya.

Sebelumnya, pemerintah memperbolehkan mobilitas di wilayah aglomerasi dinilainya jadi kebijakan yang membingungkan bagi masyarakat. Kecemburuan sosial pun mengemuka khususnya bagi mereka yang tidak bisa mudik di kota yang jauh dari tempat tinggal seperti lintas provinsi.

Namun, semua opini negatif tersebut hilang dengan sendirinya seiring pemerintah menegaskan tak mengizinkan mudik lokal dan kegiatan mobilitas lainnya antar kota atau kabupaten dalam provinsi.

Dalam pelaksanaan penyekatan di lapangan, diharapkan ada ketegasan petugas tanpa toleransi, kecuali alasan lain selain aktivitas mudik didasarkan dokumen perjalanan yang telah diatur.

“Tes secara acak antigen juga bagus dan sangat kami apresiasi. Hal ini sebagai efek jera sekaligus edukasi ke masyarakat yang masih nekat mencoba mudik. Pada akhirnya, diharapkan masyarakat betul-betul sadar kebijakan larangan mudik ini harus dipatuhi,” pungkas Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran ULM itu. (*)

Advertisement

Terkini

Sosial-Budaya19 hours ago

Polri Bekerja Sama Paguyuban Trevista Ciputat Berikan Vaksin dan Baksos

SERIKATNEWS.COM – Ratusan warga Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat Tangerang Selatan mendapatkan vaksin gratis, yang diselenggarakan Akmil 91 Polri bekerja sama...

News19 hours ago

Tak Hanya Pelayanan Kelistrikan, PLN Turut Kembangkan Pertanian

SERIKATNEWS.COM – PLN Unit Induk Daerah (UID) Lampung melalui PLN Peduli turut mengembangkan pertanian di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Jatiagung,...

News19 hours ago

Luncurkan e-Procurement Academy, PLN Pimpin Transformasi Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan BUMN

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) secara konsisten melanjutkan transformasi sejak gagasan ini dirilis pada April 2020 tahun lalu. Salah satu...

News21 hours ago

PLN Operasikan Tol Listrik Flores Rp1,1 Triliun, Sambungkan Labuan Bajo hingga Maumere

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) mempertegas komitmennya untuk memperkuat keandalan listrik dan meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah Indonesia Timur. Kali...

Sosial-Budaya22 hours ago

Pelaku Usaha Salurkan 25 Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

SERIKATNEWS.COM – Pelaku usaha toko ritel modern menyalurkan bantuan bagi warga Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang terdampak pandemi COVID-19. Wakil...

Politik1 day ago

Arah Baru Pembangunan Desa: Terwujudnya Desa Peduli Anak

SERIKATNEWS.COM – Perkembangan anak merupakan ukuran kemajuan sebuah masyarakat yang paling presisi. Hal tersebut disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

Olahraga2 days ago

Honda Persiapkan Diri Jadi yang Terbaik di F1 Grand Prix Hungaria

SERIKATNEWS.COM – Tim balap Honda kembali bersiap diri untuk melakukan balapan F1 Grand Prix Hungaria. Ajang ini akan diselenggarakan di...

Populer

%d bloggers like this: