Connect with us

News

Mulai Besok, PPKM Ketiga dan Sanksinya Diberlakukan

Published

on

Foto: Tribun Jogja

SERIKATNEWS.COM – Kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ketiga di DIY, akan dilaksanakan kembali oleh Pemda mulai Selasa (9/2/2021). Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, berharap agar kebijakan tersebut mampu mengontrol mobilitas masyarakat di tingkat RT.

“Kalau tidak perlu sebaiknya tidak usah pergi ke mana-mana. Seperti peraturan awal saat pandemi baru masuk ke indonesia. Demi kesehatan dan keamanan bersama serta untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Tidak menutup kemungkinan keluarga dan tetangga kita sudah ada yang terpapar,” tuturnya.

Pemkab dan Pemda memiliki wewenang untuk memberikan sanksi bagi pelanggar PPKM mikro. Karena menurut Gubernur DIY, yang membuat peraturan tersebut adalah Bupati dan Walikota. “Yang membuat Bupati dan Wali Kota. Jadi perkara sanksi silakan saja Bupati dan Walikota, karena kami hanya garis besar saja,” jelasnya.

Pemberlakuan kembali PPKM tujuannya untuk mengatur aktivitas masyarakat di tingkat mikro seperti RT. Masyarakat juga harus membatasai kegiatan di tempat makan atau pusat perbelanjaan.

Ada pemetaan zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT saat pemberlakuan PPKM mikro. Zonasi yang dimaksud adalah zona hijau, kuning, oranye dan merah. Setiap warna zona menentukan tindakan yang harus diambil oleh setiap RT.

Zona hijau menunjukkan skenario pengendalian yakni dengan surveilans aktif, seluruh suspek dites dan pemantauan kasus tetap dilakukan rutin berkala. Pada zona kuning, skenario pengendalian dengan menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Lalu isolasi mandiri untuk pasien positf dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

Pada zona oranye, di samping melakukan hal yang sama dengan zona kuning, ditambah menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial. Sedangkan pada zona merah, skenario dua zona sebelumnya ditambah melarang kerumunan lebih dari tiga orang, membatasi mobilitas keluar-masuk RT sampai pukul 20.00 WIB. Kemudian meniadakan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Advertisement
Advertisement

Terkini

Lifestyle5 jam ago

Marandang, Tradisi Sambut Ramadan di Ranah Minang

SERIKATNEWS.COM – Marandang merupakan salah satu tradisi yang ada di Ranah Minang dalam menyambut bulan suci Ramadhan. “Alah masak Randang?”...

Lifestyle14 jam ago

Menjaga Alam dengan Sodasan, Pembersih yang Ramah Lingkungan

SERIKATNEWS.COM – Di masa pandemi ini, kita harus lebih sering mencuci tangan. Tentunya selain menyebabkan tangan menjadi kering, limbah sabun...

Hukum14 jam ago

Rumah Bos PT Purnama Karya Digeledah KPK terkait Kasus Nurdin Abdullah

SERIKATNEWS.COM – Sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan infrastruktur yang melibatkan Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulawesi Selatan...

News21 jam ago

Wi-fi Gratis Tersedia di 14 Objek Wisata Bangka Belitung

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memasang layanan wi-fi gratis di 14 titik objek wisata. Tujuan utamanya...

News21 jam ago

Menko Polhukam Tekankan Kepala Daerah Hindari Perilaku Koruptif

SERIKATNEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, mengimbau kepada kepala daerah terpilih pada Pilkada 2020 untuk menghindari perilaku...

Ekonomi21 jam ago

Menteri Trenggono Lepas Ekspor Produk Perikanan ke-40 Negara

SERIKATNEWS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan melepas ekspor produk perikanan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini sebagai penanda...

News21 jam ago

Colong Start Mudik Tak Dilarang, Kemenhub Perketat Pengawasan

SERIKATNEWS.COM – Berhubung adanya larangan mudik yang berlaku pada 6-17 Mei 2021, tak menutup kemungkinan masyarakat akan colong start mudik....

Populer

%d blogger menyukai ini: