SERIKATNEWS.COM – Sejak pertama kali ditemukan dan menjadi pandemi, Covid-19 terus menerus bermutasi. Mutasi tersebut menyebabkan Covid-19 terbentuk menjadi beberapa varian.
Pada akhir tahun 2021, penelitian terbaru menemukan Covid-19 bermutasi menjadi varian Omicron. Dinilai oleh para pakar menjadi varian virus corona yang paling kuat saat ini.
Kemunculan varian Omicron membuat angka kasus Covid-19 naik di Indonesia dan negara lainnya. Hal ini disebabkan karena varian omicron memiliki tingkat penyebaran yang sangat tinggi.
Selain lebih kuat, varian Omicron lebih mudah menyebar dari varian covid lainnya, sehingga tingkat penyebarannya sangat tinggi.
Berikut ini adalah gejala umum saat terjangkit varian Omicron:
- Merasa mudah lelah
Rasa lelah yang dirasakan tentunya akan berbeda dengan rasa lelah setelah bekerja dan mengantuk. Rasa lelah yang dirasakan akan terasa lebih parah daripada rasa lelah yang pernah dirasakan sebelumnya, bahkan rasa lelah ini akan tetap ada walaupun sudah beristirahat atau tidur nyenyak.
- Pusing
Rasa pusing akan dirasakan setidaknya tiga hari. Rasa pusing biasanya susah untuk berakhir sebelum tiga hari berakhir. Rasa pusing juga biasanya juga sedikit sulit untuk diredakan walaupun sudah minum obat. Rasa pusing biasanya terjadi tidak hanya pada satu titik.
- Tenggorokan yang terasa sakit
Rasa sakit pada tenggorokan yang dirasakan akan sama seperti halnya ketika sakit tenggorokan ketika terkena flu.
- Hidung tersumbat
Tidak ada perbedaan signifikan hidung tersumbat yang dirasakan apabila terkena flu biasa maupun terjangkit varian omicron.
- Bersin-bersin
Gejala yang juga akan dirasakan saat terinfeksi omicron adalah lebih sering mengalami bersin-bersin. Gejala bersin-bersin ini akan dialami oleh pasien yang terjangkit omicron, namun sudah melakukan vaksinasi.
- Nyeri tubuh
Beberapa penelitian yang dilakukan menemukan bahwa nyeri tubuh terutama pada bagian pundak dan kaki merupakan salah satu gejala pasien terjangkit varian omicron. Rasa nyeri yang dirasakan dapat bertahan lama dan dapat mengganggu aktivitas, sebab rasa nyeri tidak hilang walau sudah sembuh dari varian omicron.
Menyukai ini:
Suka Memuat...