SERIKATNEWS.COM – Polda Metro Jaya telah menurunkan tim khusus untuk memantau pergerakan travel gelap yang berupaya menyelundupkan pemudik keluar dari wilayah Jabodetabek.
Dilansir dari Antara, Selasa (5/5/2020), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menerangkan bahwa tim tersebut juga akan memantau media sosial yang banyak digunakan oleh pebisnis travel gelap untuk memasarkan jasanya.
“Kalau travel itu kan menggunakan media sosial untuk memasarkan, mengantar pemudik sehingga kita ada tim khusus untuk memantau mereka semua saat melewati pos pemantau,” kata Yusri di Polda Metro Jaya.
Yusri juga mengatakan bahwa petugas lapangan Polda Metro Jaya banyak yang memergoki truk-truk barang yang digunakan pemudik dengan harapan lolos dari pemeriksaan petugas.
“Polda Metro Jaya akan menindak tegas temuan tersebut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Kemudian untuk memberi efek jera, pihak kepolisian akan menilang dan menahan truk tersebut,” jelas Yusri.
“Untuk truk juga sama, kita akan lakukan tindakan tegas. Truk itu ada pasal, bukan peruntukannya, truk itu mengangkut barang bukan manusia, makanya kita akan lakukan penilangan dan truknya jadi barang bukti sampai persidangan,” imbuhnya.
Menurutnya, pemudik dari Jakarta yang diangkut oleh travel gelap dan truk-truk barang tersebut akan dikembalikan ke Jakarta. Dengan demikian, harapannya masyarakat bisa memahami kebijakan larangan mudik, karena kebijakan itu dibuat untuk keselamatan masyarakat.
“Mudik itu janganlah, kasihan keluarga kita di kampung sana. Jangan membawa bencana,” pungkasnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...