Connect with us

Sosial

Rayakan HUT Kemerdekaan, Wali Kota Semarang Terinspirasi Lagu Harvey Malaihollo

Published

on

© Serikat News

SERIKATNEWS.COM – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam merayakan HUT kemerdekaan RI tahun ini terinspirasi lagu Indonesia Jaya. Lagu ini pernah dinyanyikan salah satu musisi legenda Indonesia yang juga anggota Seniman Nusantara, Harvey Malaihollo.

Harvey Malaihollo juga dipercaya sebagai Kepala Biro Aktor dan Institusi di Badan Kebudayaan Nasional Pusat PDI Perjuangan. Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu dalam lagunya berjudul Indonesia Jaya menyebutkan “Seribu rintang jalan berliku bukanlah suatu penghalang. Kobarkanlah dalam dada semangat jiwa Pancasila. Hidup tiada mungkin tanpa perjuangan, tanpa pengorbanan”.

“Mari berpegangan tangan dalam satu cita, demi masa depan Indonesia Jaya. DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-75 Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi niat baik dan upaya keras kita bersama. MERDEKA…..!! MERDEKA……!! MERDEKA……!!,” ungkap Hendi dalam keterangan tertulis yang diterima Serikat News, Senin (17/8/2020).

Hendi mengatakan bahwa peringatan kemerdekaan kali ini harus dimaknai sebagai momentum untuk mewarisi nilai-nilai kejuangan para pendiri bangsa (the founding fathers), guna mengusir penjajah yang namanya COVID-19.

“Setidaknya ada modal dasar yang telah diwariskan para pendahulu bangsa, untuk bangkit menuju Indonesia Maju, juga khususnya Semarang semakin hebat, yaitu nilai-nilai gotong royong, kerja sama penuh empati, yang telah tumbuh subur dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Yang mana kemajuan demi kemajuan yang dicapai kota Semarang dalam kurun lima tahun terakhir, juga tidak lepas dari spirit gotong royong seluruh elemen masyarakat, yang bergerak bersama membawa kota ini menjadi lebih baik dan lebih hebat,” ujarnya.

Menurut Hendi, Kota Semarang tetap berada dalam suasana khidmat dan penuh suka cita dalam melaksanakan upacara bendera peringatan kemerdekaan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah situasi dan kondisi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi COVID-19.

Baca Juga:  Kolaborasi 70 Seniman Indonesia Baca Puisi tentang Pandemi

“Yang mungkin dengan suasana saat ini, seharusnya dapat lebih tumbuh rasa nasionalisme kita terhadap bangsa Indonesia, dengan merasakan situasi perjuangan pendahulu kita, saat menghadapi keterbatasan dalam melakukan kegiatan, karena diintai oleh penjajah. Dan hari ini kita juga merasakan suasana keterbatasan tersebut, dengan COVID-19 yang mengintai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hendi menjelaskan bahwa tidak pernah ada yang menyangka pasca Bung Karno memerdekakan Indonesia kebebasan yang telah didapatkan pada hari ini harus sedikit terganggu dengan adanya COVID-19. Menurutnya, seperti yang diketahui virus ini telah memberikan dampak negatif pada seluruh aspek kehidupan manusia, hampir di seluruh penjuru dunia.

“COVID-19 telah menekan sendi-sendi kehidupan mulai sektor pendidikan, ekonomi dan juga sosial kemasyarakatan sehingga semua harus menghadapi berbagai situasi yang belum pernah dialami,” tambahnya.

Dia pun memberikan contoh bahwa mulai dari rumitnya proses belajar mengajar secara online, sampai banyaknya perusahaan atau industri yang kemudian mengambil kebijakan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). “Juga termasuk aktivitas ibadah yang harus dijalankan secara personal, lalu membuat hubungan sosial masyarakat menjadi seolah-olah berjarak, karena harus menghindar dari penularan virus COVID-19,” katanya.

Akan tetapi, Hendi yakin apa yang saat ini dirasakan belum sebanding dengan penderitaan, ketakutan dalam suasana serba kekurangan yang dialami oleh para pendahulu Bangsa. Maka, pihaknya menekankan satu pelajaran berharga yang bisa dipetik bahwa para pendahulu negara ini tidak pernah mengibarkan bendera putih begitu saja.

“Menyerah terhadap keadaan, tidak pernah ada dalam kamus para pejuang bangsa, melainkan kegigihan, semangat juang, dan gotong royonglah yang terus dipegang, sehingga berhasil membawa negara kita merdeka dan berdaulat,” ungkapnya.

Untuk itu, sudah sepatutnya peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 dijadikan sebagai ajang memaknai spirit dan teladan para pendiri bangsa, yang telah mewariskan spirit ketangguhan, gigih berjuang, dinamis bergerak, terus beradaptasi untuk menggapai cita-cita kemerdekaan.

Baca Juga:  Pemkot Pekalongan Ajak Milenial Pahami Motif Khas Batik Pekalongan

Hendi mencatat mulai kawasan banjir yang menyusut menjadi 13,71% di tahun 2019. Jalan kondisi rusak yang menyisakan 5,09%. Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia mencapai angka 83.19 pada 2019, menjaga tren melampaui kota-kota besar lainnya di Indonesia, sejak tahun 2016. Serta angka kemiskinan yang mencatat angka terendah mencapai 3,98% di tahun 2019.

Untuk itu, Hendi optimistis ke depannya harus terus melaju dan terus berlari, termasuk merealisasikan RPJMD Pemerintah Kota Semarang, seperti sejumlah rencana pembangunan fisik yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020 ini, seperti melanjutkan pembangunan Pasar Johar, pembangunan jembatan kaca Tinjomoyo, melanjutkan pembangunan RSUD Mijen tipe D, dan masih banyak program pembangunan strategis lainnya.

Di sisi lain, lanjut Hendi, salah satu fase penting untuk mewujudkan Semarang yang semakin hebat, adalah dengan menyukseskan Pemilihan Wali Kota Semarang, pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Karena ini bukan hanya sekedar coblosan, bukan hanya sekedar menentukan pemimpin, tapi merupakan sebuah ikhtiar, untuk membawa kota tercinta ini menjadi lebih baik dan lebih hebat.

“Sehingga siapkan diri sedulur-sedulur sekalian, untuk pada hari Rabu, 9 Desember 2020 datang ke TPS menggunakan hak pilih. Tak perlu risau dengan gelaran di tengah pandemi, karena penyelenggara pemilu dan Pemerintah Kota Semarang, akan mengutamakan protokol kesehatan dalam setiap tahapan yang digelar,” ajaknya.

Dia pun sangat mengharapkan jika dalam sebuah fase pembangunan Kota Semarang nantinya, bersama dihadapkan pada sebuah jalan bercabang dua, semoga dapat kompak berada pada jalan yang sama, jalan yang saling membahu, merapatkan barisan, dan bergandeng tangan, membangun kembali kota ini pasca pandemi COVID-19, menuju Semarang Semakin Hebat, Jateng Semakin Gayeng, Indonesia Semakin Maju.

Baca Juga:  Sederet Kisah Warga Wuhan Rayakan Berakhirnya Lockdown
Advertisement
Advertisement

Terkini

Hukum8 jam ago

Istirahat Pasca Perawatan di RS Ummi Bogor, Habib Rizieq Belum Penuhi Panggilan Penyidik

SERIKATNEWS.COM – Habib Rizieq tak penuhi panggilan penyidik karena sedang istirahat setelah melakukan perawatan di RS Ummi Bogor. Hal ini...

Sosial10 jam ago

Wamendes PDTT bersama PT Shcneider Electric Indonesia Bahas Aliran Listrik Indonesia Timur

SERIKATNEWS.COM – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menerima audiensi PT Shcneider Electric...

News15 jam ago

Positif Covid-19, Anies Tetap Bekerja Memimpin Rapat Secara Virtual

SERIKATNEWS.COM – Hasil tes usap PCR yang keluar hari ini, Selasa (1/12/2020) menunjukkan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, positif...

Ekonomi22 jam ago

Raksa Nugraha Bukan Sebatas Pengakuan Pelaku Usaha dalam Melindungi Konsumen

SERIKATNEWS.COM – Penghargaan Raksa Nugraha Indonesia Consumer Protection Award (ICPA) bukan sebatas pengakuan atas pelaku usaha yang bertanggung jawab melindungi konsumen....

Sosial22 jam ago

Fokus Lindungi Konsumen, Posisi BPKN Makin Kokoh Setelah Gandeng SMSI

SERIKATNEWS.COM – Kehadiran Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN) akan lebih bermanfaat di mata publik. Hal ini terjadi setelah...

Peristiwa1 hari ago

Semeru Level II Waspada, Guguran dan Lava Pijar Terjadi 13 Kali

SERIKATNEWS.COM – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tenggger Semeru (BB TNBTS) memutuskan untuk menutup aktivitas pendakian mulai hari ini, Senin...

Politik1 hari ago

Logo Baru dan Semangat Baru PKS

SERIKATNEWS.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat ini tampil dengan logo yang berbeda. Tujuannya untuk memikat kelompok milenial dan perempuan....

Populer

%d blogger menyukai ini: