SAMPANG – Sebuah rumah milik seorang janda, Hamidah (55), yang dihuni bersama tiga anak yatimnya, roboh akibat angin kencang di Dusun Burlanjang, Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, pada Kamis (20/3/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Hamidah menceritakan bahwa saat kejadian, ia sedang memasak untuk persiapan berbuka puasa. Tiba-tiba, ia mendengar suara angin kencang yang diikuti dengan bunyi retakan di bagian atap rumahnya.
“Saya sedang masak, lalu terdengar suara angin kencang. Setelah itu, ada suara ‘kretek-kretek’ dari atap. Saya langsung memanggil anak saya, Umar, yang sedang beristirahat di dalam rumah, dan menyuruhnya keluar,” ujar Hamidah.
Beruntung, Umar berhasil menyelamatkan diri sebelum rumah tersebut roboh. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Alhamdulillah, Umar bisa keluar tepat waktu, jadi tidak ada yang terluka,” tambahnya.
Namun, Hamidah kini menghadapi kesulitan karena kehilangan tempat tinggal. Ia mengaku bingung harus tinggal di mana bersama ketiga anaknya, terutama di tengah musim penghujan.
“Saya tidak tahu harus bagaimana. Sekarang saya hanya bisa mengadu kepada Allah,” ungkapnya dengan nada sedih.
Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan resmi yang diberikan kepada keluarga Hamidah. (Aftar)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...