SERIKATNEWS.COM – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga turut menekan saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Diketahui, pada penutupan perdagangan Jumat 24 April 2020, saham JSMR terkoreksi 1,16 persen atau 30 poin menjadi Rp2.550.
Dalam sepekan terakhir, saham JSMR juga melemah 12,67 persen. Bahkan sepanjang tahun berjalan, harga JSMR terjerembab 50,72 persen. Tercatat bahwa kapitalisasi pasar Jasa Marga mencapai Rp18,51 triliun dengan price to earning ratio (PER) 9,24 kali.
Manajemen Jasa Marga menyatakan akan melakukan sejumlah penghematan atau efisiensi menyusul penurunan volume lalu lintas sebesar 40 persen dalam dua bulan terakhir. Apalagi, lalu lintas di jalan tol diperkirakan semakin anjlok setelah pemerintah melarang angkutan umum baik darat, laut, dan udara untuk keluar masuk daerah zona merah pandemi Covid-19.
Pelarangan juga berlaku untuk wilayah dengan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Jumat. Status batasan tersebut membuat aktivitas masyarakat ‘terkunci’.
Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Adrian Priohutomo mengatakan bahwa volume lalu lintas atau trafik jalan tol perseroan sudah turun sebelum lockdown mulai diterapkan. Pada periode Maret hingga April, tercatat persentase penurunan pengguna ruas jalan tol mencapai 40 persen.
Menurutnya, dalam upaya mengantisipasi penurunan trafik lebih jauh yang akan berdampak terhadap pendapatan, Jasa Marga akan melakukan sejumlah efisiensi, khususnya dari sisi operasional. Harapannya, dapat menjaga arus kas tetap positif di tengah menurunnya arus kas penerimaan dari pendapatan tol.
“Efisiensi lebih ke operasional. Untuk penyelesaian proyek, kami terus melanjutkan, sesuai arahan Kementerian PUPR bahwa proyek tetap harus berjalan dengan menerapkan physical distancing,” ujarnya.
Di sisi lain, Jasa Marga juga siap menerapkan pembatasan operasional di sejumlah ruas tol di Jawa seiring kebijakan melarang mudik tahun ini. Adrian menyebut, pembatasan mengacu pada Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Kami mengacu pada SE Menteri PUPR, baik untuk operasional, konstruksi maupun pengelolaan rest area. Seluruh protokol yang dibuat, kami ikuti semua,” katanya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...