Connect with us

Peristiwa

Said Aqil Siroj Kritik Menag Tiadakan Haji 2020

Published

on

Said Aqil Siroj
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj © iqro.id

SERIKATNEWS.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj mengkritik keputusan pemerintah (dalam hal ini Kementerian Agama) yang tidak akan memberangkatkan jamaah haji pada tahun 2020/1441 H.

Said Aqil mengatakan bahwa ada kekeliruan dalam keputusan yang diambil Menteri Agama, karena mendahului atau tidak menunggu terlebih dahulu keputusan pemerintah Arab Saudi. Said Aqil juga menilai bahwa keputusan Menag diambil secara sepihak karena tidak dimusyawarahkan dengan DPR.

“Menurut saya perlu dicatat di sini, pertama kenapa mendahului keputusan pemerintah Saudi Arabia? Menurut saya tunggu dulu keputusan Pemerintah Saudi Arabia. Kalau memang pemerintah Saudi Arabia menutup acara haji atau ibadah haji, baru kita putuskan tidak ada haji,” kata Said Aqil Siroj dalam sebuah video yang diunggah di kanal Youtube NU Channel, Kamis (4/6/2020).

“Yang kedua, kita tahu juga, kita dengar juga tidak koordinasi dengan DPR. Ada keputusan sepihak ini, DPR tidak diajak ngomong bahwa haji itu ditiadakan. Hal-hal yang seperti itu kita kadang menganggap terlalu berburu-buru dalam mengambil keputusan,” katanya.

Dia juga mengatakan, masalah persiapan seharusnya bukan menjadi alasan bagi pemerintah, karena pemerintah telah menyelenggarakan haji sejak Indonesia merdeka hingga sekarang dalam setiap tahunnya.

“Sebenarnya, selayaknya harus semakin cerdas, semakin pintar, semakin sempurna, dan semakin ada antisipasi kalau misalkan ada ini dan ada begini. Tidak hanya sekedar alasan tidak sempurna atau tidak siap. Padahal pemerintah sudah menyelenggarakan haji tiap tahun sejak merdeka sampai sekarang, kok gak semakin pintar begitu loh, kok gak semakin cerdas,” katanya.

Akan tetapi, lanjut Said Aqil, kalau memang pemerintah Saudi menutup haji baru kita semua menerima dengan pertimbangan-pertimbangan la dororo wala dhirar, dengan pertimbangan wala tulqu biaydikum ilattahlukah.

“Tapi sampai hari ini pemerintah Saudi belum mengeluarkan keputusan haji itu akan dilaksanakan atau ditutup,” tegas Saiq Aqil.

Baca Juga:  Antisipasi Kemacetan saat New Normal, Polda Metro Jaya Tambah Personel di Lapangan
Advertisement

Popular