Suasana Akrab dan Penuh Keceriaan antara Maba dan Pimpinan UIN SUKA
Penulis: Serikat News
Selasa, 23 Agustus 2022 - 16:54 WIB
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta, Prof Dr Phil Al Makin MA memberi hadiah buku karyanya kepada mahasiswa baru. (Foto: Istimewa)
SERIKATNEWS.COM – Sebanyak 4.265 mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga mengikuti Sosialisasi Pembelajaran (Sospem) selama 3 hari, mulai 21 hingga 24 Agustus 2022. Agenda Sospem berlangsung di fakultas masing–masing dengan suasana yang akrab dan penuh keceriaan antara mahasiswa baru dan pimpinan UIN Sunan Kalijaga.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Al Makin mengatakan bahwa mahasiswa baru adalah orang-orang terpilih. Satu mahasiswa baru harus dapat menyisihkan setidaknya 500 orang pendaftar untuk bisa menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga.
“Oleh karena itu, semua mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga harus gigih belajar, giat melakukan kegiatan-kegiatan yang positif, menjalin relasi yang sebanyak banyaknya, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk berprestasi. Dengan begitu setelah lulus nanti dapat meraih kesuksesan dan dapat membanggakan orang tua,” ungkap Al Makin.
Di sela-sela agenda pada hari pertama Sospem, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Al Makin dibersamai Wakil Rektor 3, bidang Kemahasiswaan dan Kerja-sama, Dr. Abdur Rozaki berkesempatan keliling fakultas dengan maksud menumbuhkan motivasi untuk gigih belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Mahasiswa tampak antusias dan terlihat suasana yang akrab serta penuh keceriaan antara mahasiswa baru dan pimpinan UIN Sunan Kalijaga.
Suasana yang akrab dan penuh keceriaan antara Mahasiswa Baru dan pimpinan UIN Sunan Kalijaga.
Sementara itu, selama 3 hari pelaksanaan Sospem, mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga mendapatkan materi dari para dosen. Antara lain tentang Core Values UIN Sunan Kalijaga, Keanekaragaman Indonesia, Kurikulum (KKNI, SNPT, OBE, MBKM) dan pembelajaran di kampus UIN Sunan Kalijaga, rencana dan bentuk pembelajaran berbasis Kurikulum MBKM, tentang kecerdasan emosi dan kecerdasan sosial, memotivasi dan menata diri
Dan juga materi tentang etika pergaulan antara sivitas akademika dan etika bersosial media, role play mendengar dan memahami orang lain. Selainiitu, tentang internalisasi nilai-nilai kebangsaan, seperti religius, jujur, toleransi, kerja keras, kreatif dan mandiri, demokratis, cinta Tanah Air, cinta damai, peduli sosial, dan penuh tanggung jawab. (*)
DENPASAR – Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) berdasarkan amanat Pasal 248A Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai 12.000 dolar Singapura dari Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal.
JAKARTA – Tim gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya bergerak serentak melakukan penggeledahan
JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mafirion meminta pemerintah melakukan investigasi menyeluruh atas kematian
SLEMAN – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung implementasi pidana kerja sosial