SERIKATNEWS.COM – UMKM di Banda Aceh terus tumbuh. Data menunjukkan UMKM di tahun 2021 mencapai 16.970 unit.
Data terbaru per Februari 2022, UMKM di Banda Aceh sudah mencapai 17.080 unit. Jika dilihat dari tahun 2016 hingga saat ini, pertumbuhannya mencapai 92%.
“Pertumbuhan yang ada saat ini tentunya harus dibarengi dengan kesiapan kita menghadapi dunia digital. Upaya ini dilakukan agar para UMKM di Kota Banda Aceh dapat bersaing di dunia bisnis,” kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, saat membuka acara pelatihan Kewirausahaan dan Pemasaran Online.
Acara tersebut mengusung tema “Strategi Melejitkan Omzet UMKM” Program Peningkatan Kapasitas dan UMKM (PK2UMK) DAK NF Tahun 2022. Berlangsung di Hotel Grand Permata Hati Blang Oi, Banda Aceh, Selasa, 22 Maret 2022.
Melalui kegiatan ini, Wali Kota Banda Aceh ingin para pelaku UMKM dapat meningkatkan literasi dalam memanfaatkan digital. Sehingga dapat bersaing di dunia bisnis.
Menurut Aminullah, ekonomi kreatif umumnya banyak berhubungan dengan UMKM. Termasuk industri kuliner, souvenir dan juga barang-barang kerajinan.
Oleh karena itu, Aminullah melihat kolaborasi antara pemerintah dan berbagai lintas sektor, tidak terkecuali para pelaku usaha ekonomi kreatif khususnya UMKM sangat diperlukan. Semuanya berperan sebagai salah satu penggerak roda perekonomian serta menjadi salah satu sektor pendukung yang penting dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.
“Mengingat potensi ekonomi kreatif sangat besar dan peran penting yang dapat dimainkan UMKM dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, maka perlu adanya pengembangkan program dan kegiatan yang dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas Sumber Daya Manusia (SDM) UMKM,” tambah Mantan Dirut Bank Aceh itu
Di samping itu, ke depan akan memasuki era digital (metaverse), di mana teknologi merupakan suatu hal yang menjadi keharusan, supaya tidak tertinggal dari negara-negara lain. Oleh karena itu, sedikit demi sedikit harus meninggalkan pola-pola lama dan menuju arah digital.
“Apalagi kini di tengah pandemi Covid-19 kita ingin bangkit dari keterpurukan. Meskipun industri kreatif menjadi salah satu sektor ekonomi yang paling terdampak pandemi Covid-19. Namun, sektor ini kita nilai memiliki peluang yang sangat besar,” katanya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...