SERIKATNEWS.COM – USG biasa dilakukan untuk memeriksa kondisi kehamilan. Tak hanya dilakukan untuk mengetahui jenis kelamin bayi, tetapi pemeriksaan USG saat hamil juga untuk melihat kondisi bayi dalam kandungan secara keseluruhan.
Melalui USG, banyak informasi yang bisa diterima. Mulai dari pertumbuhan, perkembangan, hingga kesehatan bayi di kandungan.
Pemeriksaan kehamilan dengan USG akan menjadi layanan primer di Puskesmas. Upaya ini akan membantu masyarakat yang selama ini sulit menjangkau pelayanan USG dan tentunya berdampak pada kualitas ibu dan bayi yang akan dilahirkan.
Landasan utama pelayanan USG di Puskesmas ini akan dimasifkan karena kasus kematian ibu hamil yang masih tinggi. Diharapkan pelayan USG akan membaca status kesehatan dan mendeteksi lebih awal jika ada kemungkinan masalah selama proses kehamilan. Dengan begitu, menurunkan risiko kematian ibu hamil.
“Layanan USG ini akan di-cover pembiayaannya oleh BPJS, karena pemeriksaan USG ini menjadi salah satu bagian dari pemeriksaan layanan primer di Puskesmas, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan USG ini,” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono saat konferensi pers virtual, Kamis 25 November 2021.
Pelayanan USG akan menguntungkan masyarakat. Selain itu, keberadaan alat USG di Puskesmas juga akan meningkatkan kemampuan dokter Puskesmas dalam hal mengoperasikan alat USG.
Berkaitan dengan syarat Puskesmas menerima alat USG, yaitu memastikan dokter Puskesmas mahir mengoperasikan alat USG. Karena itu, Kemenkes pun memberikan layanan pelatihan kepada dokter Puskesmas yang ditargetkan akan ada 10.205 dokter dari 10.205 Puskesmas di 5154 kabupaten/kota sampai 2023 yang akan berkesempatan mendapat pelatihan alat USG.
“Dokter Puskesmas akan memiliki pengalaman lebih baik, termasuk soal pengoperasian alat USG ini. Sekali lagi, kami pastikan pelayanan USG di Puskesmas akan di-cover BPJS Kesehatan,” ujar Dante.
Pada tahun ini, Kemenkes berencana secara bertahap akan mendistribusikan alat USG sebanyak 447 alat. Kemudian pada tahun depan, alat USG akan diperbanyak jumlahnya hingga 4.180 alat USG. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...