SERIKATNEWS.COM – Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., Ph.D., selaku Wakil Menteri Keuangan RI beserta jajaran menyempatkan diri melakukan Launching Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu SBSN Proyek UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Tahun 2022 yang dibiayai melalui SBSN. Kemudian berlanjut dengan penandatanganan prasasti penanda aset di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Keuangan juga berkenan memberikan public lecture dengan tema “Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Peran APBN terhadap Pembangunan Infrastruktur dan UMKM di daerah” kepada civitas akademika di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat, 8 Juli 2022.
Kunjungan Wamenkeu dibersamai oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan & Risiko, Luky Alfirman, S.T., M.A., Ph.D., Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Drs. Astera Primanto Bakti, M.Tax., Kepala Lembaga Nasional Single Window, Muh. Agus Rofiudin SKom MM., Direktur Pembiayaan Syariah, Dwi Iriyanti Hadiningdyah SH MA.
Tak hanya demikian, dalam agenda penting pengembangan kampus UIN Suka juga dihadiri Rektor Prof. Al Makin, Wakil Rektor 2, bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Prof. Sahiron, jajaran pimpinan birokrasi Rektorat, Dekanat, Tim SBSN UIN Suka, Tim Jasa Konsultan Perencana oleh PT. Pola Dwipa, Tim Konsultan Manajemen Konstruksi, PT. Arss Baru Yogyakarta, dan Tim Kontraktor Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu, PT. Hari Jaya Palung, Biro Perencanaan Kementerian Agama, dan Kasubdit Sarpras Pendis.
Dalam sambutannya Prof. Dr. Phil. Al Makin menjelaskan jika UIN Sunan Kalijaga sudah mendapatkan 3 kali Grand SBSN dari Kemenkeu. Disampaikan, pada saat ini UIN Sunan kalijaga menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Islam yang berada di bawah naungan Kementerian Agama dengan akreditasi (Unggul).
“UIN Sunan Kalijaga menempati urutan pertama minat para Calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di UIN Sunan Kalijaga. Statistik menunjukkan UIN Sunan Kalijaga adalah seleksi paling ketat nomor 1 dan rata-rata pertahun mencapai 150.000 pendaftar, sedangkan yang diterima hanya 4.500,” tutur Al Makin dalam sambutannya.
Sementara itu, Wamenkeu RI, Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., Ph.D., dalam pidatonya menyampaikan, refleksi kondisi nasional pada Juli tahun lalu di mana pemerintah sibuk dalam penanganan pandemi varian delta. Sedangkan di tahun ini pemerintah sudah giat lagi menggencarkan proyek-proyek pembangunan.
“Hari ini kita akan melakukan launching pembangunan Gedung Kuliah Terpadu di UIN Sunan Kalijaga Yoggyakarta. Ini merupakan alokasi dari SBSN yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan,” ujar Wamenkeu.
Saat ini, Kementerian Keungan mengalokasikan dana pembangunan yang dikeluarkan dari SSBN (Surat Berharga Syariah Negara). Alokasi dana SSBN untuk pembangunan infrastuktur menjadi utang yang memenuhi kriteria syariah.
“Dana harus digunakan untuk pembangunan infrastuktur yang dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan dan keberlanjutan pembangunan ekonomi, maupun sumber daya manusia,” tambahnya.
Pemanfaatan SBSN salah satunya adalah membangun infrastruktur baik secara fisik maupun sosial kemasyarakatan dan berkelanjutan. Pembangunan yang telah selesai menggunakannya SBSN adalah Gedung FEBI Utara dan Selatan, dan sekarang sedang berlangsung pembangunan Gedung Kuliah Terpadu di Kampus UIN Sunan Kalijaga ini. Gedung-gedung yang dibangun dengan Skema SBSN di kampus UIN Sunan Kalijaga telah menghasilkan lulusan, makin hari makin menambah lulusan, menghasilkan output lulusan yang pintar, yang akan membangun ekonomi syari’ah Indonesia.
Sementara pembiayaan SBSN pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sudah dilakukan dengan total Rp121,97 miliar, yang meliputi:
A. Pembangunan Gedung Utara FEBI pada tahun 2016 sebesar Rp30.224.521.000;
B. Pembangunan Gedung Selatan FEBI pada tahun 2018 sebesar Rp50.000.000.000;
C. Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu pada tahun 2022 sebesar Rp41.750.000.000.
Kemudian pihak Pimpinan Kementerian Keuangan mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para investor Sukuk Negara khususnya dari Provinsi D.I. Yogyakarta yang telah setia berinvestasi di Sukuk Negara. Hasil investasi para investor diwujudkan oleh Pemerintah untuk membangun infrastruktur yang sangat diperlukan oleh masyarakat dan mendukung pertumbuhan perekonomian D.I. Yogyakarta.
Menyukai ini:
Suka Memuat...