SERIKATNEWS.COM – Trauma yang mendalam masih terasa akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena. Banyak korban dalam kerusuhan di Papua, baik materi nyawa dan sebagainya, salah satunya menghilangkan usaha milik warga Probolinggo yang telah bekerja belasan tahun di Wamena.
“200 juta kerugian akibat pembakaran itu yang dimiliki oleh mbak saya, Misyati konter Leni,” ungkap Sugeng yang merupakan adik dari Misyati saat diwawancarai oleh Serikat News, Senin (7/10/2019).
Dalam kunjungan tadi sore (7/10/2019), Ahmad Hilmi selaku perwakilan DPR Provinsi Jatim Dapil III memberikan solusi yang memang diharapkan oleh para korban, yaitu membuka usaha lagi di Probolinggo.
“Jika bapak-bapak dan ibu-ibu mau usaha lagi, Insya Allah kami siap bantu untuk melanjutkan usaha bapak-bapak dan ibu-ibu,” jelas Hilmi saat bertemu dengan para korban.
Dalam kunjungan tersebut juga hadir Ketua Umum Barak Bangsa Kab. Probolinggo, Aqiduddin Ma’ruf. Dia mengatakan siap untuk merekomendasikan terkait program-program Provinsi untuk meringankan beban para korban.
“Melakukan usaha dengan tenaga diri sendiri apalagi dah ada dewan Provinsi sudah siap untuk merekomendasikan,” jelas Ketum Barak Bangsa Kabupaten Probolinggo saat ditemui setelah acara.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...