SERIKATNEWS.COM – Indonesia masih terus menghadapi kasus corona (Covid-19) yang terus melonjak. Per Rabu 14 Juli 2021, RI kembali mencatat rekor baru kasus harian corona sebanyak 54.517 pasien dalam sehari. Rekor ini memecahkan rekor kemarin yang menembus 47.899 kasus.
Hari ini sebanyak 991 orang meregang nyawa di Indonesia akibat Covid-19. Dengan penambahan tersebut, maka total kasus meninggal dunia di Indonesia mendekat 70.000 orang, tepatnya 69.210 orang. Ini menjadikan total warga RI yang telah terinfeksi corona menjadi 2,67 juta orang.
Karena ini, sebanyak 50 warga negara (WN) Jepang yang bekerja di Indonesia memutuskan untuk pulang ke negara asalnya, Rabu 14 Juli 2021.
Dilansir CNBC Indonesia, dalam proses pemulangan ini, WN Jepang menggunakan pesawat charter All Nippon Airways (ANA). Dijadwalkan mendarat di Bandara Narita, Prefektur Chiba, yang berlokasi di timur laut ibukota Tokyo.
Diketahui bahwa perusahaan yang memboyong karyawan WN Jepang tersebut bernama Shimizu Corp. Saat tiba di Negeri Sakura, perusahaan tersebut juga berencana menyediakan vaksin Covid-19 ke mereka yang menginginkan vaksinasi.
Sebelumnya, dikutip dari NHK, keputusan memulangkan WN Jepang dari Indonesia telah diambil oleh beberapa perusahaan. Pegawai dan anggota keluarga sejumlah perusahaan telah dievakuasi karena instruksi kantor pusat di Jepang.
Pemerintah Jepang mendukung langkah ini. Melalui konferensi pers pada Selasa (13/7/2021) malam, Menteri Sekretariat Kabinet Jepang Katsunobu Kato mengatakan bahwa pemerintah Jepang akan mendukung warganya pulang.
“Dari sudut pandang melindungi warga negara Jepang, kami telah memutuskan untuk mengambil tindakan ini, sehingga warga Jepang yang ingin kembali dapat kembali ke Jepang sesegera mungkin dan sebanyak mungkin. Setelah itu, kami berencana untuk melakukan tindakan serupa sebagai respons terhadap permintaan dari warga Jepang,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Kedubes Jepang di Jakarta, penerbangan telah dilakukan tadi pagi. Hal ini atas inisiatif dari perusahaan swasta Jepang. Bukan usaha evakuasi maupun repatriasi dari Pemerintah Jepang.
“Sama halnya dengan Indonesia, dan negara-negara manapun, Jepang juga masih mengadakan pembatasan masuk bagi orang-orang dari luar negeri,” katanya.
“Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga kapasitas pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan di bandara beserta petugas medisnya dan fasilitas karantina bagi mereka yang datang dari luar negeri ini dapat beroperasi dengan baik.”
Menurut Kedubes Jepang, komentar Menteri Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato adalah merujuk ke bantuan dari Pemerintah Jepang ke warganya. Meliputi penambahan kuota bagi warga yang akan masuk kembali ke Jepang.
“(Ini) juga sambil menjaga kapasitas medis dan fasilitas karantina, serta hal-hal lain pendukung lainnya agar dapat beroperasi dengan baik dalam menerima kepulangan mereka,” tegas perwakilan resmi Jepang di Indonesia itu.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...