SERIKATNEWS.COM – Masyarakat dipaksa putar balik karena masih nekat ingin mudik melalui beberapa check point di Banten, termasuk di Pelabuhan Merak. Sebanyak 612 kendaraan yang dipaksa putar balik adalah akumulasi hasil Operasi Ketupat Kalimaya pada hari ke-4.
Dirlantas Polda Banten Kombes Wibowo menjelaskan bahwa pada hari pertama, Jumat (24/4/2020), ada 257 unit kendaraan dipaksa putar balik karena ingin mudik. Pada Sabtu (25/4/2020) turun menjadi 186 kendaraan dan pada Minggu (26/4/2020) menjadi 112 unit. Pada Senin (27/4/2020), terjadi penurunan hampir setengahnya, yaitu hanya 57 kendaraan.
“Ada penurunan jumlah kendaraan (mudik). Berarti ada peningkatan kesadaran masyarakat akan anjuran pemerintah melarang mudik,” kata Wibowo di Serang, Selasa (28/4/2020).
Dia menegaskan bahwa sepanjang operasi ini, kepolisian akan menindak siapa pun yang nekat mudik dan menyeberang melalui Pelabuhan Merak. Pihaknya memastikan para pemudik akan diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan oleh tim gabungan lalu diminta putar balik.
Sebagai tambahan informasi, di Banten ada 15 check point yang memantau arus pemudik dari dan menuju Jakarta. Penyekatan dilakukan di Tol Tangerang-Merak dan jalur arteri serta perbatasan Banten dan Jawa Barat.
Berikut ini 15 check point di Banten selama Operasi Ketupat Kalimaya:
- Gerbang Tol Cikupa, Tangerang.
- Gerbang Citra Raya, Kabupaten Tangerang.
- Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
- Kronjo, Kabupaten Tangerang.
- Tigaraksa,, ,Kabupaten Tangerang.
- Jayanti / Cisoka ,Kabupaten Tangerang.
- Solear / Cisoka, Kabupaten Tangerang.
- Simpang Asem Cikande (Kabupaten Serang),
- Simpang Pusri, Kota Serang.
- Gayam, Kabupaten Pandeglang.
- Gerem dan Gerbang Tol Merak, Kota Cilegon.
- Gerbang Pelabuhan Merak, Kota Cilegon.
- Pelabuhan BBJ Bojonegara, Kabupaten Serang.
- Cipanas, perbatasan Kabupaten Lebak dan Bogor.
- Cilograng, perbatasan Kabupaten Lebak dan Sukabumi.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...