SERIKATNEWS.COM – Menghadapi musim kemarau yang cukup panjang ini, Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengingatkan khususnya warga Gowa agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Hal tersebut disampaikan Adnan saat memimpin apel gelar terpadu penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Gowa di lapangan kantor Manggala Agni KLHK Daops Gowa di Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Selasa (20/8/2019).
“Ini sudah masuk pada musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran sangat memungkinkan terjadi. Sehingga saya meminta masyarakat harus dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tersebut. Seperti tidak membakar sampah sembarangan,” ujar Adnan.
Menurut Adnan, dalam penanganan potensi kebakaran tersebut, selain masyarakat sekitar juga dibutuhkan dukungan dan kerja sama, partisipasi serta bantuan dari berbagai pihak mulai dari jajaran Forkopimda, seluruh dinas, organisasi masyarakat, organisasi pemuda dan pihak lainnya.
“Perlu adanya peningkatan komunikasi dan koordinasi. Pasalnya isu kebakaran hutan ini memang menjadi perhatian serius, karena disadari seiring dengan perubahan iklim yakni kemarau dan kering yang terjadi saat ini sangat berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Adnan menyebutkan bahwa ada lima poin utama yang ia harapkan dapat menjadi perhatian masyarakat dan seluruh pihak. Pertama, peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi Karhutla.
Kedua, peningkatan komunikasi, koordinasi dan kerja sama terhadap penanganan karhutla. Ketiga, siapkan personel utamanya bagi pihak TNI/Polri dan anggota Manggala Agni KLHK Daops, sarana dan peralatan berkaitan dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Keempat, tingkatkan pemberdayaan dan partisipasi masyarakat sekitar hutan dan lahan. Antara lain untuk tidak membakar sampah, ranting, dedaunan utamanya warga yang pemukimannya berada dekat dengan hutan dan lahan.
“Hal terpenting lainnya yaitu saling mengingatkan dan membuka akses komunikasi satu dengan lainnya agar mudah menyampaikan informasi dan cepat tanggap serta responsif bila sewaktu-waktu dibutuhkan,” imbuh Adnan.
Sementara Kepala Manggala Agni KLHK Daops Gowa, Ishak Andi Kunna mengatakan bahwa apel kali ini untuk menindaklanjuti hasil pelaksanaan apel gelar terpadu penanganan kebakaran hutan dan lahan di Wilayah Kodam XIV Hasanuddin dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan penanganan dan pencegahan Karhutla di wilayah Sulawesi Selatan pada Kamis (15/8/2019) lalu.
Ia mengatakan, penanganan serius terkait potensi terjadinya Karhutla ini memang harus dilakukan apalagi berdasarkan data BMKG, puncak kemarau panjang terjadi pada September mendatang.
“Terjadinya Karhutla ada tanggung jawab seluruh pihak makanya perlu dilakukan kesiapsiagaan secara dini,” ujarnya.
Sebagai tambahan informasi, apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni, Wakapolres Gowa Muh Fajri, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Muh. Syuaib, Kajari Gowa Basyar Rifai, para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, Camat dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Parangloe.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...