PABOI dan PDEI Kerahkan Tim Medis Tangani Korban Bencana NTT
Penulis: Serikat News
Jumat, 9 April 2021 - 09:43 WIB
Ismaharjuni Islamuddin, Helmiyadi Kuswardhana, dam Nur Rahmansyah (Foto: Istimewa)
SERIKATNEWS.COM – Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) dan Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) menanggapi situasi darurat bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dikerahkan tim medis gabungan dari wilayah terdekat untuk menangani para korban.
Terdiri dari 6 dokter spesialis ortopedi dan 1 dokter spesialis anestesi. Yakni, dr. Muhammad Phetrus Johan, Ph.D., SpOT(K), dr. Hisbullah, Sp.An, KIC, dr. Nur Rahmansyah, Sp.OT, dr. Helmiyadi Kuswardhana, Sp.OT, dr. I Made Buddy Setiawan, SpOT(K), dr. Sudjitoe Rante, M. Biomed, SpOT(K), dr. Zuwanda, SpOT, serta dua orang perawat operasi ortopedi
Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI), Dr dr Edi Mustamsir SpOT(K) menyampaikan situasi darurat saat ini adalah penanganan pasien yang mengalami masalah terkait Muskoloskeletal (tulang dan sendi). “Kami sudah berkoordinasi dengan PABOI di berbagai wilayah agar menyiapkan tenaga medis yang akan dirotasi setiap minggu. Hal ini untuk menjaga stamina para tenaga medis yang bertugas juga untuk menghindari kelelahan secara fisik dan mental agar mereka tetap bisa berperforma secara maksimal menangani pasien,” katanya, Kamis, 08 April 2021.
Tim medis tersebut berangkat pada tanggal 6 April 2021 dari Makassar menuju Maumere. Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju Larantuka pada hari yang sama. Setibanya di Larantuka, keempat tim medis bersiap melakukan operasi Muskoloskeletal bagi para korban yang sudah dievakuasi ke RSUD Larantuka.
Sesudah menangani para korban di RSUD Larantuka, tim medis gabungan PABOI dan PDEI terbagi menjadi dua tim yang menuju ke Lembata. Dipimpin oleh dr I Made Buddy Setiawan SpOT(K) dan Alor yang dipimpin dr Muhammad Phetrus Johan PhD SpOT(K).
Tim medis tersebut berangkat menuju lokasi dengan bantuan transportasi udara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis sore, 08 April 2021. Di Alor, mereka akan menangani pasien di dua lokasi, yaitu Desa Tamakh, Kecamatan Pantar Tengah dan Desa Kaleb, Kecamatan Pantar Timur di RSUD Kalabai.
Tim medis membawa perlengkapan operasi ortopedi (Foto: Istimewa)
Dikatakan oleh dr Muhammad Phetrus Johan PhD SpOT(K), tim medis yang berada di lokasi bencana, bahwa saat ini mereka tengah berupaya melakukan pelayanan ortopedi bersama dengan tim tenaga kesehatan yang ada di Alor. Seraya berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk persiapan fasilitas rujukan ke rumah sakit.
“Ada sejumlah kendala di antaranya sebagian akses jalan ke posko kesehatan masih longsor, proses rujukan terkendala karena kekhawatiran keamanan perjalanan dan trauma kejadian bencana untuk transportasi via laut sehingga masih banyak korban yang belum bisa ditangani. Sementara dari sisi perlengkapan medis, perlengkapan alat dan bahan rawat luka yang belum memadai dan kurangnya alat dressing luka modern,” jelasnya.
Sementara itu, dr Helmiyadi Kuswardhana, Sp.OT tim medis yang berada di Lembata mengatakan bahwa saat ini tim medis di Lembata menyiapkan operasi pasien patah tulang yang terdampak bencana banjir longsor. Alat dan bahan operasi ortopedi dibawa lengkap oleh tim medis PABOI untuk memberikan hasil yang terbaik.
Ketua Tim Mitigasi PB IDI, dr Adib Khumaidi SpOT meminta pemerintah dan petugas penanganan bencana agar tetap menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid di area bencana. Para tim medis juga harus lebih waspada agar tidak terpapar Covid selama menangani pasien.
Tim PABOI dan PDEI juga membuka bantuan donasi alat medis dan obat-obatan bagi para korban melalui berbagai cabang. (*)
SERIKATNEWS.COM – Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (DPW Peradaban) Waru mengadakan peringatan tahun baru Hijriah sekaligus mengadakan santunan
SERIKATNEWS.COM – Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) Malaysia masa bakti 2022-2027 resmi dilantik pada
SERIKATNEWS.COM – Antisipasi penyakit demam berdarah dengue (DBD) dapat dilakukan sejak dini. Ada langkah-langkah yang dapat dilakukan guna mengurangi kasus
SERIKATNEWS.COM – Konservasi lingkungan hidup tidak sekedar perbincangan semata. Yang paling penting adalah soal praktik atau teladan. Menurut Kepala Balai
SERIKATNEWS.COM – Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin mengatakan pluralitas agama di Indonesia merupakan suatu keniscayaan yang harus disyukuri. Bahkan
SERIKATNEWS.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar terus berupaya menjadikan desa sebagai ujung tombak upaya