SERIKATNEWS.COM – Beredar informasi Kepolisian Resort (Polres) Probolinggo berhasil menggagalkan penyelundupan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal. Kabar itu beredar setelah anggota Polsek Kraksaan mengamankan beberapa orang usai memberhentikan sebuah bus.
Informasi yang diperoleh, pada Jum’at (24/6/2022) sekitar pukul 09-10.00 WIB, seorang anggota Polsek Kraksaan memberhentikan Mobil Penumpang Umum (MPU) bus Akas. Kemudian ada 8 penumpang diturunkan dari kendaraan itu, 7 di antaranya perempuan dan 1 laki-laki.
“Tidak dengar informasi kamu kemarin tah, kalau Polsek Kraksaan sudah berhasil menggagalkan penyelundupan TKI Ilegal,” tanya salah seorang narasumber yang enggan disebut namanya melalui pesan singkat WhatsApp (WA), Sabtu (25/6/2022).
Kemudian, seorang narasumber berinisial MI itu menceritakan, jika dirinya mengetahui ketika sedang nongkrong di warung kopi (Warkop) depan Polsek Kraksaan. Tiba-tiba saja, kata dia, salah seorang kepolisian (Anggota Polsek) memberhentikan laju kendaraan bus.
“Ya, bus yang diberhentikan itu tepat di barat Polsek Kraksaan yang melaju dari arah timur ke barat, setelah diberhentikan anggota itu masuk dan saat keluar di belakangnya juga diikuti oleh 8 orang yang 7 di antaranya wanita membawa tas besar untuk pakaian dan 1 orang laki-laki lalu dibawa ke polsek,” ungkap MI.
Karena penasaran, sambung dia, dirinya lalu memberanikan diri bertanya kepada anggota tersebut dan kemudian mengaku itu adalah penyelundupan TKI Ilegal dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan dititipkan ke wilayah Malang, sebelum nanti dikirim ke Negara Arab Saudi untuk dipekerjakan.
“Setelah tahu itu ternyata tidak ada beritanya, makanya langsung saya tanyakan beritanya ke sampean. Tapi kemarin, satu jam kemudian kalau tidak salah, 8 orang itu dibawa ke arah barat tapi dengan menggunakan mobil bukan bus, mungkin dibawa ke Polres,” pungkasnya mengakhiri.
Namun sayangnya, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, jurnalis Serikatnews.com, mencoba konfirmasi ke Polres Probolinggo, dan hingga saat ini belum mendapat komentar apa pun. Bahkan Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Achmad Ridho Satrio belum merespons.
Wartawan Serikat News Probolinggo
Menyukai ini:
Suka Memuat...