SERIKATNEWS.COM – Dewan Pengurus Daerah Poros Sahabat Nusantara (Posnu) Kalimantsn Selatan (Kalsel) bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Demokrasi Milenial (FDM) Kalsel menggelar Talkshow Ngobrol Pemilu (Ngopi) di Aula Radio Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Jumat (11/11/2022).
Kegiatan yang mengangkat tema “Pemuda Sadar dan Awasi Pemilu” tersebut mengundang empat narasumber. Di antaranya, Komisioner Bawaslu Provinsi Kalsel, Muhammad Radini, Ketua Dewan Pembina Posnu Kalsel, Hafiz Ridha, Sekretaris Dewan Pembina FDM Kalsel, Azhari Fadli, dan Ketua DPD Posnu Kalsel, Muhammad Saufi.
Yang bertindak sebagai moderator yaitu Koorwil DPW FDM Kalsel, Arbani. Sementara para peserta terdiri dari kalangan pemuda dan mahasiswa berbagai kampus di Banjarmasin yang berjumlah sekira 30 orang.
Pada akhir sesi, Muhammad Saufi selaku Ketua DPD Posnu Kalsel mengimbau seluruh peserta agar turut aktif dalam pemantauan pesta pemilu 2024 yang akan datang. “Perlu juga saya ingatkan bahwa pemilu 2024 mendatang ini akan lumayan jauh berbeda, dikarenakan keserentakan dari pemilu pimpinan negara, pimpinan daerah baik provinsi dan kab/kota dan juga legislatif,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas partisipasi dan dukungan Bank Kalsel selaku BUMD yang sangat partisifatif dalam kegiatan-kegiatan pendidikan pemuda di kalimantan selatan. “Kami berharap kerja sama dan dukungan ini terus berlanjut di masa mendatang,” tutupnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah (Koorwil) DPW FDM Kalsel Arbani mengatakan, FDM Kalsel sebagai wadah kolaborasi pemuda yang berfokus pada isu demokrasi akan turut terlibat mengawal proses pemilu yang akan datang agar berjalan sesuai aturan yang berlaku. Bukan tanpa alasan, menurutnya keterlibatan pemuda menjadi penting dalam proses pemilu mengingat agenda inilah yang bakal melahirkan para wakil rakyat.
“Para pemimpin ini yang bakal melahirkan beragam kebijakan untuk rakyat. Tentu yang kita harapkan adalah pemimpin yang bijak dan pro terhadap rakyat. Untuk itulah proses pemilu harus berjalan dengan baik sesuai asasnya agar pemimpin yang dilahirkan juga baik,” ungkapnya.
Untuk diketahui, organisasi Posnu telah diakui oleh Bawaslu RI sebagai lembaga pemantau pemilu dengan dasar sertifikat nomor 15/PM.05/K1/8/2022 tentang akreditasi Pemantau Pemilu. Sementara FDM juga telah melakukan pendaftaran ke Bawaslu RI sebagai lembaga pemantau.
Wartawan Serikat News Kalsel
Menyukai ini:
Suka Memuat...