SERIKATNEWS.COM – Mutakhir ini, pelayanan di Kantor Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, dinilai kurang maksimal seperti pelayanan kantor desa pada umumnya.
Pasalnya, terdapat oknum perangkat desa yang dalam hal ini Kepala Dusun (Kadus) diduga sering bolos atau tidak aktif dalam menjalani kewajibannya sebagai pelayan masyarakat.
Kadus yang lebih sepekan tidak masuk kantor tersebut diduga lebih mementingkan bisnis milik pribadinya daripada memenuhi kewajibannya sebagai abdi desa atau pelayan masyarakat.
“Akhir-akhir ini memang tidak terlihat masuk ke balai mas. Bukan hanya sekarang saja dulu ia keluar kota kerja jaga toko sembako juga mas. Tapi itu tidak ada teguran dari kepala desa,” keluh warga setempat inisial RM, Rabu (24/7/2024) yang lalu.
Atas hal tersebut, oknum perangkat desa yang tidak lagi mengindahkan kewajibannya dipastikan tidak bisa melayani masyarakat secara maksimal dalam membantu menjalankan tugas-tugas kepala desa.
“Kami sebagai masyarakat awam butuh bantuan dari perangkat desa ketika membutuhkan pelayanan di desa. Dengan hal itu, bagaimana kami mendapatkan pelayanan wong perangkatnya pergi jaga toko sembako di luar kota,” katanya lebih lanjut.
Alih-alih atas kinerja dari seorang Kadus yang dinilai tidak serius menjalankan kewajibannya sebagai abdi masyarakat, secara tidak langsung telah mencederai tagline Bupati Fauzi “Bismillah Melayani”.
Padahal belum lama ini, Cak Fauzi sapaan karibnya memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk sigap memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat yang menjadi wilayah tugasnya.
RM berharap kepada Kades Meddelan, BPD dan Camat Lenteng untuk memberikan sanksi tegas atas kinerja oknum perangkat desa yang dinilai tidak serius dalam menjalankan tanggung jawabnya.
“Tindak tegas Kadus inisial ED tersebut agar tidak main-main dalam mengemban tugas di desa Meddelan,” tegasnya.
Kepala dusun memiliki fungsi sebagai unsur pelaksana tugas Kepala Desa dalam wilayah kerjanya utamanya dalam pembinaan ketenteraman dan ketertiban, pelaksanaan upaya perlindungan masyarakat, mobilitas kependudukan, dan penataan serta pengelolaan wilayah.
Sementara itu, awak media Serikat-News berupaya konfirmasi kepada Kepala Desa Meddelan, Moh. Haris. Ia merespon masih dalam perjalanan studi banding ke Bandung dan enggan memberikan jawaban untuk menindak Kadus inisial ED tersebut.
Konfirmasi kepada Camat Lenteng Supardi belum juga membuahkan hasil. Upaya konfirmasi media Serikat-News tidak direspons.
Jurnalis Serikat News Sumenep, Jawa Timur
Menyukai ini:
Suka Memuat...