Connect with us

Peristiwa

BMI Sesalkan Pemukulan Kader PMII

Published

on

Sekjen DPD BMI Jatim © Serikat News

SERIKATNEWS.COM – Kader PMII Pamekasan melakukan aksi penolakan atau galian C ilegal. Namun, tiga kader PMII itu mendapat kekerasan dari oknum Polres Pamekasan.

Sekjen DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) Jatim, Jakfar Shodik menyesalkan insiden itu. Shodik mengatakan bahwa mahasiswa seharusnya dilindungi bukan disakiti.

“Sebagai alumni kader Cipayung saya turut bersolidaritas dan menyesalkan adanya insiden ini, seharusnya terhadap seorang kader di organisasi mahasiwa tidak perlu bersikap seperti ini,” ujar Jakfar Shodik.

Menurut Shodik, kepada mahasiswa para penegak hukum seharusnya bisa lebih bersikap dewasa. Terlebih mereka adalah orang-orang yang menyerahkan waktu dan tenaganya dengan ikhlas bagi pengembangan organisasi dalam rangka membangun bangsa.

“Sebagai sahabat dan rasa perhatian saya kepada generasi penerus pergerakan mahasiswa, tentu ini sangat menyakitkan. Harusnya orang-orang yang ikhlas menghidupi organisasi mahasiswa ya dimuliakan, bukan disakiti,” tegas Shodik.

Apalagi Peristiwa itu terjadi ketika Presiden RI Joko Widodo datang ke Jawa Timur. Shodik juga menyebut bahwa letupan aksi itu sangat besar.

“PB PMII menurut saya tidak boleh tinggal diam melihat kadernya dibegitukan, ini sudah jadi perhatian nasional karena menyangkut organisasi. Kalau perlu mendorong Kapolri untuk memberikan perhatian serius mengenai masalah ini,” katanya.

Baca Juga:  Ramai-ramai Datangi Balai Desa, Warga Roomo Pertanyakan Anggaran COVID-19
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular