JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyebut jumlah korban bencana longsor dan banjir di tiga provinsi, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, bertambah. Hingga Minggu malam, 30 November, total 442 orang meninggal, sementara 402 orang hilang.
Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, menjelaskan jumlah korban tewas meningkat setelah tim SAR mulai mengevakuasi para korban akibat bencana ini. “Korban jiwa untuk Sumut 217 jiwa yang meninggal dunia, kemudian 209 yang masih hilang,” ungkapnya dalam jumpa pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB seperti dikutip pada Senin (1/12/2025).
Untuk wilayah Aceh, total 96 orang meninggal dunia dan 75 lainya masih hilang. Data korban jiwa tersebar di 11 Kabupaten/Kota. “Tapi kalau Kabupaten/Kota terdampak ada 18,” ujarnya.
Untuk wilayah Sumbar, jumlah korban tewas menjadi 129 orang. Sementara 118 lainnya masih hilang.
Suharyanto menyebut bahwa kondisi Sumbar sudah lebih puluh dibandingkan dengan Aceh dan Sumatera Utara. “Korban jiwa 129, hilang 118, dan 16 luka-luka,” ujarnya.
Selain korban jiwa, sejumlah akses masih terputus. Akibat bencana ini, sejumlah akses di 3 provinsi tersebut tidak bisa dilewati jalur darat. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...