Direktur Operasional Tegaskan Kedaulatan Garam di HUT PT Garam Ke-72
Penulis: Serikat News
Senin, 23 Oktober 2017 - 20:02 WIB
Sumber Ilustrasi: rakyatjakarta.com
Sumber Ilustrasi: rakyatjakarta.com
SERIKATNEWS.COM- PT Garam menggelar Jalan-Jalan Santai (JJS) menyambut hari ulang tahun yang ke-72, di Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (22/10/2017).
JJS ini dilepas langsung oleh Direktur Utama PT Garam, Budi Sasongko. Sekitar 9.900 peserta terlibat dalam kegiatan ini. Panitia menyiapkan berbagai macam hadiah yang diberikan kepada setiap pemenang.
Direktur Operasional PT Garam, Hartono mengatakan, di usianya yang semakin matang, ia berharap, PT Garam mampu berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan penambak garam. Salah satunya, dapat dilakukan melalui penyerapan garam petani secara optimal.
“PT Garam memang berkomitmen untuk memaksimalkan menyerap garam petani dalam negeri, tentu dengan harga yang saling menguntungkan. Ini bagian dari skema dan upaya PT Garam dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Hartono waktu ditemui di sela-sela kegiatan.
Hartono optimis, kadaulatan garam akan segera terwujud di bawah Direktur Utama yang baru. Pasalnya, menurut Hartono, telah dirumuskan berbagai agenda strategis yang akan segera dilakukan ke depan mencakup poin prioritas PT Garam.
“Sudah dirumuskan beberapa agenda strategis yang menjadi prioritas PT Garam. Seperti revitalisasi dan membuka lahan baru. Termasuk juga pendampingan yang akan dilakukan terhadap penambak garam. Ini penting untuk segera mewujudkan kedaulatahan garam nasional,” tutur Hartono.
Seturut dengan itu, menurut Hartono, PT Garam akan melakukan berbagai inovasi teknologi. Inovasi terang Hartono, sangat dibutuhkan untuk mempercepat dan mempermudah aktifitas peningkatan produksi garam.
”Pada masa yang datang, PT Garam akan mengenalkan teknologi yang dapat menunjang kegiatan produksi garam petani, sekaligus kegiatan penyuluhan dan pelatihan tekhnologi batu tepat-guna itu,” ujar Hartono.
Hartono juga berharap, masyarakat harus berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan kegiatan PT Garam, yang tujuan akhirnya untuk memberdayakan penambak garam dalam negeri sekaligus mewujudkan kedaulatan garam nasional.
“Yang jelas, kritik dan masukan dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja PT Garam. Karena PT Garam menargetkan untuk segera mewujudkan kedaulatan garam”, tutup Hartono. (LAS)
DENPASAR – Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) berdasarkan amanat Pasal 248A Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai 12.000 dolar Singapura dari Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal.
JAKARTA – Tim gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya bergerak serentak melakukan penggeledahan